
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيم
ٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."
And (remember) when Luqman said unto his son, when he was exhorting him: O my dear son! Ascribe no partners unto Allah. Lo! to ascribe partners (unto Him) is a tremendous wrong
| dir88gun-Theta di Surat Siswi SPiluqkim ke Mente… | |
| kopisusu di Pendatang Baru | |
| arnold di Study Tour II: Extreme Actions… | |
| Lisanuddin Muhammad di Download Materi & Soa… | |
| Lisanuddin Muhammad di Download Materi & Soa… |

Blog pada WordPress.com. Theme: Cutline by Chris Pearson.

4 tanggapan so far ↓
zunan // 15 Juli 2008 pada 4:42 pm |
lho! bayinya kok sendirian, kaciaan, jangan nangis yaa
Suryadi // 16 Juli 2008 pada 7:47 am |
Semoga jadi anak yang sholekhah
abdan // 16 Juli 2008 pada 12:47 pm |
amin
abdan // 16 Juli 2008 pada 12:53 pm |
semoga jadi anak yg berbakti…. amin
mas mundzir ini kalo nyuruh ngasih koment kok memaksa sehhhh……………….