MENELADANI SEMANGAT BELAJAR ANAK-ANAK PALESTINA


(Sebuah nasehat guru untuk siswa)

oleh: Pratama, M.Pd

Sekitar 200.000 pelajar Palestina akan mulai masuk sekolah, namun mereka tidak memiliki buku-buku untuk belajar, hal itu disebabkan otoritas pemerintah Israel yang melarang pengiriman kertas ke jalur Gaza, Israel juga melarang bahan bakar minyak ke jalur Gaza, sehingga pembangkit-pembangkit listrik di wilayah itu tidak bisa memproduksi kebutuhan listrik masyarakat dan menyebabkan wilayah Gaza gelap gulita, situasi di sana juga tidak aman bahkan saat terjadi agresi militer Israel ke Gaza, tidak kurang 280 anak mati syahid oleh kebiadaban Israel laknatullah, sekolah-sekolah mereka hancur bahkan diperparah sikap Israel yang melarang pihak lain untuk mensuplai kebutuhan bahan bangunan ataupun merenovasi sekolah, sehingga sekolah mereka sangat tidak nyaman.

Seorang guru Bassam Salkha memberikan semangat kepada siswa-siswinya untuk selalu menunjukkan sikap semangat mereka dalam belajar, sesusah apapun keadaan di luar sana. Wahai segenap siswa sekolah Islam terpadu… Coba kalian simak, betapa berat kondisi saudara-saudara (pelajar) kita di Palestina, mereka tidak mempunyai buku yang lengkap sebagai mana yang kalian miliki, mereka tidak memiliki fasilitas yang memadai baik listrik untuk penerangan, ruang kelas untuk belajar dan sebagainya, berbeda jauh dengan apa yang kalian miliki hari ini, fasilitas di rumah kalian lengkap, situasi kalian di sekolah nyaman, keluarga kalian lengkap, dan kondisi belajar kalian sangat kondusif. Tidak dihantui ketakutan, kelaparan, kehilangan ayah, kehilangan adik, kehilangan orang-orang yang kalian sayangi. Lantas apa yang menghalangi kalian untuk berprestasi? Jawab dengan hati nuranimu anak-anakku. Mengapa diantara kalian masih ada yang malas mengerjakan pekerjaan rumah, mengapa diantara kalian masih ada yang mendapat nilai ulangan jelek, mengapa kalian masih bermain-main dengan masa depan kalian sendiri? kalian harus menyadari masa depan Islam dan bangsa ada ditangan kalian. Belajarlah anak-anakku, tentukan cita-citamu, aturlah waktu belajarmu khususnya bagi siswa kelas akhir yang hendak menghadapi ujian nasional, pastikan target nilai kalian adalah nilai yang terbaik di sekolah kalian, bahkan terbaik untuk wilayah masing-masing. Anak-anakku…, ingat orang besar lahir dari kemampuannya mengukir prestasi-prestasi kecil yang menggunung akhirnnya menjadi prestasi besar, semua itu datang bukan dari langit tetapi datang dari usaha dan doa kalian. Saudara-saudara kita di Palestina, dengan segala keterbatasan tetap semangat, walau mereka tahu kematian mereka sangat rentan datangnya, mereka menganggap belajar adalah kewajiban yang harus ditunaikan demi masa depannya. Mereka tidak gentar walaupun keluar dari pintu gerbang sekolah ajal menjemputnya. Sungguh betapa hebatnya semangat juang meraka. Tetapi mengapa kalian disini tidak bias mencontoh mereka? Mereka adalah guru terbaik yang Allah ciptakan untuk kalian anak-anakku. Berdoa dan berusahalah pertolonga Allah sangat dekat “Barang siapa berdoa kepadaKu maka niscaya akan Aku kabulkan” Wallahu alam bisawab.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s