Welcome to Spiluqkim, Adelina!

Senin, 25 Januari 2010 ada yang lain di kelas 7C. Ada wajah baru, yang benar-benar asing. Siswi berbaju biru berjilbab putih itu tampak paling tinggi saat berdiri. Wajahnya  lain dari teman-temannya, mirip bule yang sering dilihat di TV atau saat jalan-jalan di mal. Ya, hari ini ada siswi baru, pindahan dari sekolah islam Al Hidayah Australia. Adelina Ode Duncan, itulah namanya.

Adelina, beribu seorang Jawa berbapak seorang Australia. Dari kecil dia hidup dan sekolah di Perth Australia. Di sana pun rupanya ayahnya telah mendidiknya secara islami di Al Hidayah Islamic School, koq hampir mirip dengan Hidayatullah, ya….! (Alumni 2009, Ananda Bina Izzatu Dini, saat ini juga tengah menjalani kelanjutan studinya di sekolah islam yang namanya juga Al Hidayah di Johor Malaysia. Subhanallah, Allah yang merencanakan  ini semua). Dia, Adelina,  sebenarnya di Australia sudah menyelesaikan kelas 7. Kan di sana permulaan tahun ajarannya Pebruari, tidak sama dengan di Indonesia (bulanJuli).  Tetapi, untuk penyesuaian, di sini dia mengikuti pembelajaran di kelas 7 lagi (semester 2). Nah, bagi anak kelas 7C yang masih ogah berbahasa inggris, ayo… dipacu semangatnya…jangan kalah sama Adeline. Tunjukin, ya…..

Pagi hari ini dia langsung terlibat dalam kegiatan belajar Pengembangan Diri Muslimah, Komputer, Sains, Al Quran dan Bahasa Jawa. Semoga tidak kebingungan menghadapi materi yang beda dengan yang ada di sana.Ah tidak, Islam berlaku di mana saja dan kapan saja. SMP Putri Luqman Al Hakim adalah sekolah Islam yang telah berusaha menuju sekolah Internasional walaupun tanpa diembel-embeli SBI dan semacamnya. Di sekolah ini, meskipun dengan banyak keterbatasannya, tinggal istiqomah menjalankan misinya maka insya Allah tidak kalah dengan sekolah yang melabelkan diri dengan SBI. Tul, tidak?

To Adelina:

All students of SMP Putri Luqman Al Hakim are your family. The teachers are also  your family, too. Have a nice  day in Surabaya. Welcome to SPiluqkim. Be the best!

Program Beasiswa SPiLuqkim

Menyambut tahun ajaran baru 2009 – 2010 sekaligus sebagai bentuk social responsibility kepada masyarakat, SMP Putri Luqman Al Hakim menyediakan beasiswa khusus untuk 1 (satu) orang siswi anak warga sekitar kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Beasiswa yang diberikan meliputi: bebas uang pendaftaran, bebas uang gedung, bebas uang seragam, bebas uang buku, bebas uang kegiatan, bebas uang administrasi, bebas SPP bulanan, bebas uang komite, serta bebas biaya program intensif dan try-out persiapan UAN di kelas IX (catatan: tidak termasuk biaya katering)

Persyaratan pendaftaran adalah sebagai berikut:

  1. berdomisili di Kelurahan Kejawan Putih Tambak, dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua dan Kartu Susunan Keluarga (KSK) yang telah dilegalisir masing-masing sebanyak 3 rangkap
  2. rapot tiap semester tanpa nilai di bawah 6 untuk semua mata pelajaran, dibuktikan dengan fotokopi rapot kelas I (semester 1) hingga kelas VI (semester 1) yang telah dilegalisir masing-masing sebanyak 3 rangkap
  3. surat keterangan dari kepala sekolah asal siswi
  4. surat keterangan tidak mampu dari kelurahan
  5. fotokopi piagam-piagam penghargaan di bidang akademik atau diniyah masing-masing sebanyak 3 rangkap

Siswi calon penerima beasiswa akan menjalani seleksi sebagai berikut:

  1. tes potensi akademik (Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris)
  2. tes membaca Al Quran dan menulis huruf Arab, hafal surat atau juz menjadi nilai tambah
  3. tes psikologi (logika, numerik, analogi, pengetahuan umum)
  4. wawancara dan presentasi diri

Siswi penerima beasiswa ditetapkan berdasarkan hasil terbaik dari keseluruhan tes-tes tersebut. Penetapan siswi penerima beasiswa sepenuhnya menjadi hak Panitia PSB SPiLuqkim dan bebas dari intervensi oleh pihak manapun.

Selama menjalani studi di SPiLuqkim, siswi penerima beasiswa wajib memenuhi ketentuan:

  1. sanggup mempertahankan nilai-nilai akademik (tugas/PR, ulangan harian, UTS, UAS, UKK) dalam batas Standar Kompetensi Minimal (SKM) yang berlaku di SPiLuqkim untuk seluruh mata pelajaran.
  2. sanggup menjadi teladan dalam aqidah, akhlak, dan ibadah
  3. sanggup aktif dalam kegiatan-kegiatan kesiswaan SPiLuqkim
  4. sanggup dibina menjadi kader Hidayatullah

Sanksi-sanksi:

  1. Siswi penerima beasiswa yang gagal memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi berupa pencabutan beasiswa yang bersifat tetap/permanen dan tidak dapat dipulihkan.
  2. Siswi penerima beasiswa yang mengundurkan diri karena kemauan sendiri atau diberhentikan oleh pihak sekolah karena pelanggaran tata tertib Sekolah/Pesantren akan dikenakan sanksi berupa pencabutan beasiswa dan kewajiban mengganti semua biaya investasi pendidikan terhitung sejak siswi yang bersangkutan masuk hingga diterbitkannya surat keputusan pemberhentian.
  3. Siswi penerima beasiswa yang meninggal dunia atau mengundurkan diri karena sakit berkepanjangan (lebih dari satu bulan) atau mengundurkan diri karena menderita cacat fisik/mental tetap (yang berpotensi menghalangi siswi yang bersangkutan memenuhi kewajibannya sebagai penerima beasiswa) dibebaskan dari seluruh kewajiban keuangan.

Kesediaan memenuhi ketentuan dan menerima sanksi dinyatakan secara tertulis dalam sebuah surat pernyataan di atas materai Rp. 6.000,00. yang ditandatangani oleh siswi dan orang tua/wali yang bersangkutan, serta ditulis tangan dengan menggunakan kertas HVS A4 80 gram dan bolpen warna hitam, dibuat 2 rangkap, diserahkan kepada pihak sekolah setelah calon siswi dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

Pendaftaran peminat ditunggu selambat-lambatnya tanggal 15 Mei 2009 pukul 14.00 WIB.

PANITIA PENERIMAAN SISWA BARU
SMP PUTRI LUQMAN AL HAKIM

PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH

SURABAYA

SPiLuqkim’s Invasion: Presentation at SDIT Ghilmani

ghi_020409_01Setelah sukses di SD Al Muttaqien dan MI Muhammadiyah V, Kamis (02/04) SPiLuqkim kembali beraksi. Kali ini SDIT Ghilmani yang bernaung di bawah Majelis Al Haromain Surabaya di kawasan jalan Ketintang Barat menjadi sasaran sillaturrahim tim SPiLuqkim.

ghi_020409_02Kesan pertama, begitu menggoda. Benarlah sabda Rasulullah bahwa sesama muslim adalah bersaudara. Demikian pula perintah beliau untuk memuliakan tamu. Saudara-saudara kita di Ghilmani benar-benar menjadi bukti nyata sabda dan perintah Rasulullah Saw. tersebut. Karena disini kami semua disambut oleh asatidz/asatidzah SDIT Ghilmani yang bersahaja seperti saudara yang sudah lama tidak bertemu dan sangat rindu.

ghi_020409_03Sambutan hangat tersebut membuat tim SPiLuqkim: Ustd. Feni, Ust. Novrian, Ust. Katon, Nanda, Diba, Sherlin, Kiky, dan Laras menjadi ekstra bersemangat. Terlebih lagi siswa-siswi kelas VI mengikuti dengan sangat antusias membuat sesi demi sesi berjalan mulus, meriah, dan akrab.

ghi_020409_04Usai perkenalan, Nanda dan Diba mempresentasikan profil SPiLuqkim. Setelah itu diadakan kuis kecil-kecilan yang pertanyaan seputar profil yang sebelumnya dipresentasikan. Selanjutnya Ustd. Feni memandu game tali sedangkan Ustd. Ulfa memandu game pipa dan air.

ghi_020409_05Menjelang waktu ashar tim SPiLuqkim mohon pamit kembali keghi_020409_06 kampus dengan membawa kenangan indah dari SDIT Ghilmani. Sampai jumpa di lain kesempatan dan ditunggu kehadirannya di kampus Hidayatullah… (artikel: nov/foto: yus)

Pemisahan Kelas Campur Lebih Mencerdaskan Pelajar Wanita

Penelitian terbaru menunjukkan, pelajar wanita yang belajar bersama teman kelas sesama wanita jauh lebih cerdas dibanding bercampur pria

Hidayatullah.com—Kajian terbaru menunjukkan, lebih dari 700.000 orang pelajar perempuan di Inggris mendapati mereka yang belajar di sekolah perempuan lebih cerdas berbanding dengan pelajar di sekolah campuran (pria/wanita).

Penelitian, yang dilakukan atas nama the Good Schools Guide didapati, rata-rata semua dari 71.286 perempuan yang mengikuti program sekolah menengah (the General Certificate Secondary Education/GCSE) di sekolah sesama perempuan antara tahun 2005 dan 2007 lebih baik hasilnya. Sementara itu, lebih dari 647.942 perempuan yang ikut ujian di sekolah campuran (pria/wanita) 20% lebih buruk daripada yang diharapkan.

Janette Wallis, Redaktur Good Schools Guide, mengatakan kepada Koran the Guardian, “Banyak orangtua akan memandang keuntungan sekolah untuk laki-laki dan perempuan, seperti fakta bahwa gadis dan anak laki-laki berpendidikan secara berdampingan menyiapkan mereka untuk dunia kerja dan hidup.”

Hasil kajian ini dipredisi mencetuskan debat mengenai masa depan sekolah perempuan yang jumlahnya sejak 1970-an mengecil hanya 221.000 pelajar sementara pelajar pria mencapai 160.000 anak dari jumlah keseluruhan 3.5 juta pelajar di Inggris.

SPiLuqkim’s Invasion: Presentation at MI Muhammadiyah V

mhmdyh_280209_01Setelah sukses dengan presentasi di Al Muttaqien beberapa waktu yang lalu, Sabtu (28/02) tim SPiLuqkim kembali beraksi. Kali ini sasarannya adalah MI Muhammadiyah V yang berlokasi di seberang RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Meski harus molor hingga pukul 11 siang, tim SPiLuqkim tidak patah semangat. Mereka beranggotakan alumni MI Muhammadiyah V sendiri yaitu: Ainur, Vina, dan Furqoona dan masih diperkuat oleh Dilla dan Sherlin, didampingi oleh: Ustd. Feni, Ustd. Ulfa, Ust. Novrian, dan Ust. Katon.
mhmdyh_280209_02Sayang karena terbatasnya waktu tim SPiLuqkim tidak dapat sepenuhnya membawakan games yang telah disiapkan sebelumnya. Semoga silaturrahim singkat ini dapat membawa kesan yang positif. Sampai jumpa tahun depan, insya ALLAH, dan ditunggu kehadiran siswi kelas VI MI Muhammadiyah V di SPiLuqkim. (artikel nov/foto: yus)

Menghantarkan Remaja Putri ke Sekolah Putri

Oleh: Ustd. Feni Yuranoa

fen

Guru Bimbingan Konseling (BK) SPiLuqkim

Masa remaja merupakan masa yang paling dinamis dan penuh gejolak, banyak ahli psikologi menyebutnya masa “puber” sebagai masa “badai dan topan”. Kiranya ungkapan itu tidaklah berlebihan bila ditinjau dari fakta yang sering terjadi pada remaja kita. Maraknya kenakalan remaja, mulai dari mencoba bergaya hidup glamor mereka sering menyebut dirinya “remaja gaul, funky, punk abis”, ada perkelahian geng, narkoba, seks bebas, serta mencoba berpacaran dan melakukan kegiatan mesra tanpa sungkan pada lingkungan. Situasi itu diperparah oleh adanya perkembangan teknologi dan informasi yang tidak jauh dengan dunia remaja dan sangat mudah diakses remaja. Melalui media internet dengan dalih mengerjakan tugas dari sekolah dengan leluasa mereka melihat tayangan porno yang lewat. lebih lanjut

SPiLuqkim’s Invasion: Presentation & Games at SD Al Muttaqien

Jumat (13/02) sekitar jam 1 siang, rombongan siswi SPiLuqkim menyerbu SD Al Muttaqien yang berlokasi di komplek AL Kenjeran. Mereka adalah: Nadya, Vina, Nia, Imar, Vanny, Maya, dan Annis yang didampingi oleh: Ustd. Feni, Ustd. Ulfa, dan Ust. Novrian. Masih dikawal lagi oleh: Ust. Amin, Ust. Katon, dan Ust. Rudi dari Panitia Pusat Penerimaan Siswa Baru (PSB) Sekolah Integral Luqman Al Hakim.
Trus, ngapain???
Kehadiran siswi SPiLuqkim di SD Al Muttaqien adalah bagian dari agenda tim PSB sebagai sosialisasi dan promosi melalui presentasi profil sekolah. Tahun ini adalah kali ketiga SPiLuqkim presentasi di SD Al Muttaqien. Karena itu sebagai selingan, selain presentasi siswi SPiLuqkim juga mengadakan games untuk siswa-siswi kelas VI. Adapun tema games diambilkan dari games yang biasa digelar di jam BK dan juga pelatihan-pelatihan motivasi. FYI, siswi-siswi yang jadi anggota rombongan ini adalah alumni dari SD Al Muttaqien sendiri. Jadi selain beraksi, pada kesempatan ini para siswi juga kangen-kangenan dengan asatidz/asatidzah yang dulu mengajar mereka. Seperti apa aksi mereka? baca liputan lengkapnya