Study Tour I 0809: Exploring the Marine World


Study Tour I (ST1) yang menjadi bagian dari program bidang Akademik dilaksanakan pada hari Senin (03/11). Obyek yang menjadi tujuan ST1 tahun ini adalah Monumen Kapal Selam (Monkasel) di jalan Pemuda dan Pantai Kenjeran. Pesertanya adalah 72 orang siswi SPiLuqkim yang didampingi oleh 8 orang guru pendamping.
Tema yang dipilih tahun ini adalah: Exploring the Marine World, yang tentunya berkaitan erat dengan karakter kota Surabaya sebagai kota pelabuhan dan maritim. Selama kegiatan, siswi dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang anggotanya adalah campuran kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX. Mereka tidak hanya berjalan-jalan dan berfoto saja. Tetapi juga mendapat tugas untuk menyelesaikan lembar kerja.
Naval Submarine Monument (Monkasel)
Saat berada di monumen yang unik ini, siswi berkesempatan melihat-lihat bagian dalam kapal selam. Karena memang monumen ini dibangun dari kapal selam sungguhan yang telah purna tugas, semua yang ada di dalamnya adalah asli alias sungguhan pula. Jadi bukan sekedar replika atau tiruannya.
Hal yang mengagumkan dari kapal selam ini adalah rancang bangun dan penataan interiornya. Kapal selam tipe SS kelas Whiskey buatan Rusia tahun 1952 yang panjang totalnya 76 meter dan lebar 6,3 meter ini harus dapat beroperasi lama di lautan lepas dan menjadi tempat tinggal yang memadai bagi para awaknya. Oleh karena itu, penataan ruangnya benar-benar efisien. Tidak ada space yang percuma. Bahkan ruang komandannya pun jauh lebih sempit daripada kamar kos-kosan mahasiswa.
Menurut data, kapal selam yang bertugas di armada TNI AL mulai 15 Desember 1962 ini dapat menyelam hingga kedalaman maksimum 250 meter di bawah permukaan laut. Dengan perhitungan ala SMP, berarti konstruksi kapal ini harus dapat menahan tekanan air laut hingga 2,575 Mega Pascal (asumsi: massa jenis air laut 1030 kilogram per meter kubik dan percepatan gravitasi 10 meter per sekon per sekon)! Jika saja kapal ini menyelam terlalu dalam, maka bisa diibaratkan seperti telur ayam yang diremas hingga pecah.
Tentu saja ada beberapa barang yang bukan asli milik kapal selam. Misalnya: jam dinding, AC split, lampu bohlam, dan sebagainya. Bisa dimaklumi barang-barang tersebut dipasang untuk kenyamanan pengunjung. Yang disayangkan adalah pemilihan detil barang-barang tersebut yang kurang cermat. Akibatnya nuansa kapal selam milik TNI AL yang seharusnya “angker”, karena memang alat tempur, jadi terkesan lucu karena barang-barang yang tidak matching. Sebenarnya kalau mau sedikit repot, pasti bisa dicarikan pernak-pernik tambahan yang tetap dapat mendukung nuansa kapal perang dengan tidak mengurangi fungsinya.
Sayangnya lagi, selama berada di lambung kapal selam tidak ada petugas wisata yang memandu siswi. Akibatnya rasa penasaran siswi yang ingin mengetahui berbagai hal menjadi tidak terpuaskan. Mungkin ada pertanyaan siswi dapat terjawab setelah melihat tayangan di unit video rama. Namun karena lokasinya terpisah dari kapal selam serta tidak adanya sesi interaktif, tetap saja masih ada hal yang belum terjawab. Banyak pertanyaan berkualitas dari siswi malah ditimpali oleh celetukan-celetukan konyol dari siswi yang lain. Lha, tidak salah, kan? Wong sama-sama tidak tahu dan tidak ada yang bisa menjelaskan dengan benar.
Di Monkasel ini siswi mendapat tugas mengerjakan lembar kerja yang bertema sains. Beberapa pertanyaan yang harus dijawab misalnya: mengapa manusia menciptakan kapal selam, bagaimana awak kapal selam mengamati lingkungan saat menyelam, dan apa akibatnya jika kapal menyelam melebihi kedalaman maksimumnya.

Pantai Kenjeran
Can you imagine? Lembar kerja yang dikerjakan siswi selama di Pantai Kenjeran bertema aqidah dan akhlak! How come?
Obyek yang dikunjungi di lokasi ini adalah kuil Dewi Kuan Im dan patung Budha yang memiliki 4 wajah (mohon maaf jika salah mengidentifikasi tempat ibadah tersebut). Hampir seluruh siswi mengaku belum pernah masuk ke tempat ibadah agama lain. Mereka juga belum pernah melihat secara langsung prosesi ibadah yang dipraktekkan oleh penganut agama tersebut.
Melalui kunjungan seperti ini siswi mendapatkan contoh tentang sistem ketuhanan yang ada di berbagai agama. Dengan demikian mereka mendapatkan tambahan wawasan sekaligus bisa membandingkannya dengan sistem aqidah yang diajarkan dalam agama Islam. Sedangkan aspek akhlak yang hendak ditanamkan adalah sembari memegang teguh prinsip tauhid yang diyakini, siswi juga berkewajiban untuk menghormati rumah ibadah dan pelaksanaan ibadah umat lain. Tentu saja bentuk penghormatan tersebut tetap dalam koridor syariat Islam.
Menjelang siang kunjungan ke tempat-tempat ibadah tersebut berakhir. Rombongan SPiLuqkim beristirahat sejenak di musholla untuk menunaikan sholat dhuhur dan makan siang.
Sebelum kembali ke kampus, siswi menyempatkan diri bermain-main di pantai. Dengan menyewa 7 unit perahu, mereka berlayar menuju “Pulau Pasir”. Meski disebut pulau, sebenarnya bukan pulau sungguhan. Akan tetapi hamparan daratan yang tergenangi air laut. Sehingga pengunjung yang datang dapat menjejakkan kaki disana dan bermain air laut sepuasnya.
Sayangnya air laut di pantai ini sangat kotor. Bukannya biru jernih seperti yang diperlihatkan di buku, foto, dan tayangan televisi. Namun coklat keruh mirip kopi susu, jadi tinggal ditambahi gula saja mungkin sudah benar-benar menjadi kopi susu. Semoga saja tidak ada siswi yang jatuh sakit karena bersentuhan dengan air laut atau secara tidak sengaja menelannya. Jika generasi sekarang sudah mewarisi lingkungan yang seperti ini, sungguh tidak terbayang lingkungan seperti apa yang akan diwarisi oleh generasi mendatang. Naudzubillah… (artikel dan foto: nov)

3 thoughts on “Study Tour I 0809: Exploring the Marine World

  1. Maulina Dian Endarty mengatakan:

    Wah…keren…bgd!!!
    ko’ gak ada aku c….
    hiks2….
    hhhuuuwwwaaaa……T_T

    thank you, setiap foto mengalami ‘seleksi’….Biasanya yang punya/menyimpan potensi ‘narkoba’ tinggi, malah jarang di muat. (Narkoba = narsis kok bangga). Berprestasilah, insya Allah dimuat karena kebaikan

  2. tsani mengatakan:

    Ass.
    waw seru bgt…:-)
    mga Study wisata 2mkin seru..
    ajari q ngotak-ngatik blog ya..thx
    tolking2 SW2 kmn nih..
    SuKsEs u/ Spiluqkim🙂
    Wass.

    -tsani n putri-

    Wa’alaikumslm. Pelajari saja tutorial yang bisa di download. Otak atik dari dashboardmu, widgetmu di aktifkan dulu. Jangan lupa belajar yang fokus….!

  3. Izza mengatakan:

    wah, SWnya memang keren!!!
    dibandingin SW-SW yang dulu, SW ini paling Mantabbb,,,
    moga SW-SW ke depan bisa lebih mantabb lagi,
    Aamiin……

    btw, ini SW terakhir kelas IX, ya Pak? Hiks… Hiks… Hiks…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s