Science Practical Exam I 0809


03 Jan 09

Jika biasanya hari Sabtu dimanfaatkan untuk kegiatan ekstra kurikuler, kali ini karena masih dalam rangkaian UAS I 2008 – 2009, siswi-siswi SPiLuqkim mengikuti ujian praktek bidang studi Sains.

Kelas VII/C: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelarutan (Kimia)
scitest1_030109_01Bertempat di ruang kelas VII/C (R-103), seluruh siswi kelas VII/C mendapatkan giliran ujian praktek Kimia. Penugasan yang diberikan kepada mereka adalah melakukan eksperimen kelarutan gula dalam air dengan variasi 4 faktor yaitu suhu air, volume air, ukuran partikel zat terlarut, dan frekuensi (banyaknya) pengadukan. Secara berpasangan, para siswi bergiliran melakukan praktikum tersebut yang langsung diamati dan dinilai oleh Ust. Andri sebagai penguji. Peralatan yang disediakan antara lain: gelas kimia 250 ml, pengaduk, termometer, dan stopwatch. Sedangkan bahan yang disediakan antara lain: air panas, air dingin, gula pasir, dan gula batu. Air yang berbeda suhu tersebut berfungsi sebagai pelarut. Sedangkan gula pasir dan gula batu menunjukkan perbedaan ukuran partikel zat terlarut.
scitest1_030109_02Variabel percobaan yang ditentukan antara lain: volume (100 ml dan 200 ml), suhu (28, 40, dan 50 derajat Celcius). Variabel yang diukur adalah: waktu dan frekuensi pengadukan yang dibutuhkan untuk melarutkan gula secara keseluruhan. Sedangkan volume gula yang dilarutkan adalah 1 sendok teh.
Setelah praktikum, siswi membandingkan data yang diperolehnya dengan kelompok lain yang sesuai (comparable), kemudian dianalisis dan disimpulkan.
scitest1_030109_03Meski kelihatannya simpel dan sepele, ternyata bikin stres juga! Bayangkan, siswi yang kebagian variabel percobaan yang volume airnya sedikit, suhunya dingin, dan ukuran partikel gulanya besar. Kan capek tuh ngaduknya, sampai 5 menit lebih gak larut-larut! Itupun kalo gak lupa menghitung frekuensi adukan atau nekan stopwatch-nya tepat. Kalo gak? Ya, harus ngulang dari awal, donk! Aduh, cape deh… (and)

Kelas VIII/C: Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi dengan Metode Bandul Sederhana (Fisika)
scitest1_030109_04Sementara itu, di Assembly Room (R-102) siswi kelas VIII/C belajar menghipnotis. Eit, bukan! Mereka melaksanakan ujian praktek Sains untuk bidang studi Fisika yang dibimbing oleh Ust. Novrian.
Dalam eksperimen ini mereka memanfaatkan fenomena getaran harmonis pada bandul sederhana (simple pendulum) untuk menentukan besarnya percepatan gravitasi bumi di TKP (Tempat Kejadian Praktikum, 🙂 ). Peralatan yang digunakan memang mirip-mirip alat hipnotis gitu, yaitu tali tipis dan beban sebagai bandul. scitest1_030109_05Nah, yang dipilih siswi untuk dijadikan bandul ternyata unik-unik. Ada yang pake gantungan kunci berbentuk bola, ada juga yang pake manik-manik (gak tau tuh, kalungnya siapa yang dipreteli?!). Sedangkan untuk pewaktu (stopwatch) mereka memanfaatkan fitur yang ada di ponsel. Peralatan pendukung lainnya adalah: gunting, meteran, dan busur derajat.
scitest1_030109_06Eksperimen yang simpel ini ternyata sanggup untuk membuktikan bahwa percepatan gravitasi bumi memang nilainya berkisar antara 9,8 – 10 m/s2 seperti yang tertera di buku. Kalaupun ada yang meleset, cuma sedikit. Ya maklumlah, kan peralatannya sederhana banget. Namun demikian, siswi harus memeras otak pada saat mengolah data-data hasil pengukuran. Mulai dari mencari waktu osilasi rata-rata, periode osilasi, hingga menghitung percepatan gravitasinya. Sebenarnya sih mudah, apalagi mereka diijinkan menggunakan kalkulator. Hanya saja siswi butuh pembiasaan untuk melakukan prosedur-prosedur kerja ilmiah yang memang harus ekstra cermat dan sabar. (nov)

Download modul eksperimen bandul sederhana dari 4shared atau mediafire.
Download datasheet eksperimen bandul sederhana dari 4shared atau mediafire.

Kelas IX/C – IX/D: Anatomi Tubuh Ikan (Biologi)
scitest1_030109_07Mungkin inilah ujian praktek yang paling ‘berdarah-darah’, karena pake acara mutilasi segala 🙂 plus campur aroma amis! Cukup? Belum. Masih ditambah, panas terik matahari yang menyengat!
Ujian praktek Biologi untuk kelas IX/C – IX/D ini bertujuan: mengetahui organ-organ dalam tubuh ikan serta membedakan saluran pencernaan, saluran urine, dan saluran kelamin. Beberapa hari sebelumnya Ustd. Rita telah membagi kelompok praktikum. Masing-masing kelompok menyiapkan sendiri peralatan (pisau, telenan, wadah, dan jarum pentul warna-warni) dan bahan-bahan yang dibutuhkan (so pasti ikan donk!).
scitest1_030109_08Prosedur kerjanya dimulai dari membersihkan lendir dan sisik di tubuh ikan. Kemudian membedah ikan dari daerah dorsal hingga pektoral. Setelah bagian dalamnya terlihat, siswi mengamati organ-organ tersebut dan fungsinya masing-masing. Mereka menggunakan jarum-jarum pentul untuk memberi tanda.
Siswi baru pertama kalinya melakukan pembedahan ikan. Meski dengan alat-alat sederhana (peralatan dapur, bukan alat standar lab.) hasil bedahnya cukup halus. Sayatan terlihat rapi dan organ bagian dalam tetap utuh. Sehari sebelumnya, materi yang diujikan dibahas di kelas oleh Ustd. scitest1_030109_09Rita, siswi juga mendapat fish anatomy map sebagai panduan. Sesuai yang diharapkan, pelaksanaan ujian praktek ini berjalan lancar dan siswi mampu mengerjakan tugas yang diberikan. Kalaupun ada siswi yang bingung hanyalah ketika diminta membedakan antara hati dengan pankreas. (rit)

SPiLuqkim’s Math and Science Development Team:
Ustd. Nurita Rustiningrum, S.Si. (Bioscience)
Ust. Rahmi Andri Wijonarko, S.T. (Chemistry)
Ust. Novrian Eka Sandhi, S.Si. (Physics)

Iklan

One thought on “Science Practical Exam I 0809

  1. someone berkata:

    uliiiiiiiiiiiiiin uelekk u dcari LIPI……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s