Mengapa Berpuasa Besar Manfaatnya?


1. Pertimbangan yang paling penting dalam melakukan puasa, seperti halnya dalam amal ibadah lainnya, adalah untuk mencari kedekatan kepada Allah, dan mencari kesenangan-Nya dan Pengampunan. Hal ini (pencarian kedekatan kepada ALLAH) itu sendiri menghasilkan kesalehan dalam manusia.

2. Menciptakan kondisi lapar dan haus dalam diri sendiri, hanya dalam rangka ketaatan kepada perintah Ilahi, mengukur iman manusia pada ALLAH dan membantu memperkuat dirinya dengan menempatkannya pada ujian yang berat.

3. Puasa,  melalui penciptaan kondisi  tak tersedianya makan minum, suatu karunia Allah yang orang sering menerima begitu saja,  menanamkan dalam diri manusia ini semangat rasa syukur dan konsekuensinya adalah pengabdian kepada Allah. Tidak ada lagi yang bisa membawa kembali merasakan nikmat Allah daripada segelas air dan makanan berbuka setelah sehari berpuasa. Hal ini juga mengingatkan manusia bahwa kebahagiaan sejati dalam menikmati karunia Allah terletak pada mencukupkan,  menahan diri dan tidak pada lebih memanjakan diri.

4. Puasa membuat kita sangat sadar akan lapar dan ketidaknyamanan yang diderita oleh orang yang kurang beruntung di antara saudara-saudara kita. Mereka harus tahan dengan kondisi sulit sepanjang hidup mereka. Dengan demikian puasa menyalakan semangat pengorbanan menuju perubahan menuju penderitaan saudara-saudara.

5. Puasa memberikan pelatihan dalam ketahanan, dan semangat penerimaan. Ini bisa mempersiapkan dirinya dengan baik berhadapan dengan situasi kehidupan. Pantang menyerah karena semangat telah dibudidayakan selama berpuasa.

6. Puasa mengembangkan keberanian, ketabahan, dan semangat juang dalam manusia untuk mengatasi rintangan yang berat dalam hidup dengan pikiran dingin dan tenang. Ini mempertajam daya konsentrasinya untuk mengatasi kendala melalui latihan yang kuat di seluruh bulan, mengarah ke pengendalian kekuatan kehendaknya dan ketetapan hati, yang bisa membantunya dalam situasi kehidupan yang menantang. Hal ini terlihat dari banyak kebiasaan yang tidak diinginkan yang sulit untuk menyerah, lebih mudah menyerah pada hari-hari puasa.

7. Berpuasa mengajar manusia bergantung pada Allah, dan kepercayaan diri pada-Nya. Sama seperti saat kondisi kuat, puasa selama sebulan yang dilakukan dengan bantuan-Nya, situasi pahit dalam hidup juga dapat diatasi dengan bantuan-Nya.

8. Berpuasa mengembangkan semangat kesabaran dalam manusia, dengan kesadaran bahwa hari-hari puasa, meskipun tampaknya tak berujung, apakah sudah sukses dan berakhir bahagia. Demikian itu adalah kehidupan. Semua situasi pahit berlalu, dan berakhir.

9. Puasa ini dimaksudkan untuk menaklukkan amarah dan mengembangkan pengendalian diri dalam manusia. Usaha keras yang diperlukan untuk melewati  rasa lapar dan haus juga dapat diperluas untuk menaklukkan kelemahan lain karakter manusia yang menyebabkan manusia jatuh ke dalam kesalahan dan dosa.

10. Puasa menanamkan semangat toleransi dalam diri manusia untuk menghadapi kondisi dan situasi yang tidak menyenangkan tanpa membuat makhluk sesamanya menjadi  korban kemarahan. Banyak orang, ketika menghadapi ketidaknyamanan dan kekurangan, menjadi mudah marah dan kesal. Kemarahan ini kemudian ditujukan pada orang-orang di sekitar mereka. Puasa membantu seorang laki-laki menjadi lebih toleran meskipun ia sendiri tidak nyaman.

11. Berpuasa memperhalus seorang pria dan meningkatkan karakternya, memberikan efek kejut kepada naluri manusia yang berupa kebanggaan, kesombongan, iri hati dan ambisi. Berpuasa melembutkan karakter, dan membersihkan hati dan pikirannya dari banyak emosi negatif.

12. Puasa memperlihatkan kelemahan manusia dalam hal keberadaannya kehilangan dua dasar nikmat Allah; makanan dan minuman. Ini menanamkan ke dalam dirinya semangat kelemahan dan ketundukan, menghasilkan kerendahan hati dan doa, yang  dalam sebaliknya menjadi sombong.

13. Puasa menghembuskan  dalam jiwa manusia pengampunan terhadap orang lain, ketika ia mencari pengampunan Allah melalui puasa dan doa.

14. Puasa memberikan pelajaran dalam ketepatan waktu. Manusia harus taat pada jadwal waktu yang ketat dalam pelaksanaan puasa.

15. Puasa dapat mempengaruhi perekonomian individu,  membuat dia kurang boros (menghemat) dalam makanan, bukan malah sebaliknya.

16. Puasa menuntut keteguhan, disiplin, mental, spiritual dan fisik. Karakteristik bentuk ini yang merupakan unsur penting untuk kesuksesan dalam hidup.

17. Puasa membuat reformasi rohani dalam manusia, menyuntikkan dengan semangat antusiasme dan semangat untuk berubah dan menjadi manusia yang lebih baik di mata Allah. Ini adalah kesempatan yang sangat baik, diberikan kepada orang beriman setiap tahun, untuk mengubah diri mereka sendiri dan akibatnya memperbaiki nasib mereka.

18. Pada sisi fisik, puasa membersihkan sistem pencernaan manusia dari kotoran yang terkumpul dari makan yang tidak terhenti sepanjang tahun. Ini mempersiapkan tubuh untuk menghadapi penyakit atau kondisi kelangkaan (darurat, tidak dapat bertemu makanan dan minum semisal karena bencana/paceklik) . Pantang yang ketat  seorang yang berpuasa mengatur kesehatan dengan cepat, mempertajam kecerdasan dan meningkatkan kualitas hatinya.

Puasa dengan demikian sebuah karunia bagi manusia. Dalam puasa itu sendiri ada banyak karunia. Puasa menanamkan semangat reformasi dalam diri manusia, menciptakan kesadaran yang luas dalam dirinya untuk memenuhi tugas-tugasnya terhadap Allah dan manusia, dan terhadap dirinya sendiri.(Andri)

Iklan

One thought on “Mengapa Berpuasa Besar Manfaatnya?

  1. Novrian E. Sandhi berkata:

    Betul banget, bro! Ibadah shaum dan zakat memang yg plg kental nuansa sosialnya. Kedua ibadah ini dirancang oleh ALLAH utk mendidik hamba yg lbh ‘beruntung’ agar peduli kpd suadaranya yg krng ‘beruntung’.
    Tp ironisnya, sy sering menemukan saudara2 kita yg krng ‘beruntung’ itu justru tdk brpuasa. Bkn krn uzur, bhkn pkrjaannya tdk trll berat, mnrt sy. Jika sdh begini, lalu kita mau solider kpd siapa??? Kita ini sdng puasa kan dlm rangka membangun solider kpd mrk. Lho kok mlh mrk sndr gak puasa??!
    Semoga ALLAH melimpahkan hidayah-Nya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s