Remaja Berbakat itu Mandiri


Penelitian yang dilakukan Dra. Wisjnu Martani, SU menyimpulkan, remaja berbakat dalam mengekspresikan keberbakatannya dalam bentuk akademis dipengaruhi oleh faktor intrapersonal (faktor yang ada di dalam diri individu) dan faktor lingkungan.

Kesimpulan penelitian yang dilakukan Wisjnu mengatakan, faktor intrapersonal yang paling berperan bagi pencapaian prestasi akademis remaja berbakat adalah faktor kemandirian. Remaja berbakat menurutnya memiliki taraf kemandirian yang tinggi, sehingga mereka tanpa diminta oleh orangtua, guru ataupun teman sebaya sudah belajar sendiri. Sementara itu, faktor lain yang berperan dalam pencapaian prestasi akademis adalah dukungan teman sebaya. Kata dosen Fakultas Psikologi UGM ini, suatu hal yang menarik adalah antara dukungan teman sebaya dengan prestasi akademis remaja berbakat arah hubungannya negatif, jadi semakin besar dukungan teman sebaya maka semakin kecil (tidak bagus) prestasi akademisnya. “Artinya bagi remaja berbakat dukungan teman sebaya tidak diarahkan pada kegiatan akademis, karena bagi remaja berbakat teman sebaya merupakan competitor. Remaja berbakat membutuhkan dukungan sebaya adalah untuk kebutuhan-kebutuhan yang bersifat non-akademis.

Lebih lanjut, Wisjnu Martani menyarankan bahwa faktor kemandirian mempunyai peran yang paling besar dalam pencapaian prestasi akademik umum maupun bidang matematika dan ilmu pengetahuan sosial. Oleh karena itu, dia berharap dalam penyusunan program pengembangan remaja berbakat disekolah, faktor kemandirian perlu diperhatikan, misalnya dengan menerapkan model pembelajaran independent learning. Disamping itu, disarankan pula untuk dilakukan pengubahan cara guru mengajar, agar menyesuaikan dengan karakteristik siswa, khususnya siswa yang termasuk berbakat. Masih perlu dilakukan kajian lanjut faktor yang berperan dalam pencapaian akademis remaja berbakat yang berprestasi di bawah kemampuan (underachiever) dan pada remaja yang tidak termasuk dalam katagori berbakat, sehingga dapat dirancang program pengembangan yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan mereka (Humas UGM)

Iklan

One thought on “Remaja Berbakat itu Mandiri

  1. ross t nugroho berkata:

    Allah itu Maha Pemurah.Semua orang sesungguhnya dikaruniai pelbagai “bakat”.Anda tinggal memilihnya.
    Tergantung Anda mau menggalinya atau tidak. Menekuninya atau tidak.Bila Anda tidak mengenali diri Anda, atau tidak mensyukuri potensi Anda maka, “bakat’ itu akan tetap mengendap dan tak pernah muncul.
    Bila Anda lebih menyukai yang positif, maka yang positif yang akan tampil.Demikian sebaliknya.

    Bahkan “bakat’ yang sudah muncul akan sirna bila tidak dirawat.

    Kenalilah diri Anda, kenali kemauan Anda dalam hidup ini, lalu tekuni. Maka, Anda akan menemukan ‘bakat” Anda itu. Lalu syukuri karunia Allah itu dengan menjadikannya sebagai amal kebajikan.

    Btw,
    Apalah artinya ‘bakat’ dan prestasi yang hebat, bila hanya menjadi manusia yang miskin sosialisasi, tidak berempati, tanpa keluhuran budi, tanpa hati nurani… Buat apa…

    Salam sahabat,
    Ross Nugroho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s