Tantangan muslimah


Jangan berhenti menjadi wanita shalihah saja tapi tidak mushlihah yaitu yang melakukan ishlahul ummah (perbaikan umat). Dalam  QS. 7:4-5 suatu negeri yang akan dihancurkan, tetapi malaikat memohon agar tidak jadi karena masih ada satu orang shalih yang berdzikir, namun justru Allah SWT tetap menyuruh negri itu dihancurkan dan justru dimulai dari orang yang shalih tersebut. So?  Hendaknya kita juga mawas diri terhadap firman Allah QS. 25:30

Tantangan bagi MUSLIMAH

Bagaimana berkompetisi untuk berprestasi dan profesional dalam semua peran yang dimiliki.

Tantangan bagi muslimah yang juga ISTRI dan/atau IBU lebih berat lagi krn dia tahu posisi fitrah ini tidak tergantikan tapi tetap tidak berarti menjadi „excuse“ baginya untuk tetap berperan dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tanpa hrus mengabaikan apalagi meninggalkan posisi tersebut

Ingat: hanya ibu-ibu/istri yang „canggih“ saja yang akan melahirkan generasi yang „canggih“ juga

Muslimah harus segera berpikir positif membangun citra diri kemuslimahan yang baik, berjiddiyah (bersungguh-sungguh) menjaga keseimbangan dan memiliki kemampuan mengatur skala prioritas. Ia juga harus memiliki kondisi fisik, aqliyah dan ruhiyah yang prima karena ia bekerja di luar kelaziman wanita-wanita lain pada umumnya. Karena ia tidak egois, karena ia memikirkan umat, karena ia punya cita-cita mulia yakni menegakkan syariat Islam dan tentu saja, karena ia ingin masuk Surga dan bertemu dengan Ilah-nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s