Bina Izzatu Dini

Ketika dari halaman Facebook orang tuanya ditampilkan prestasi mbak Izza seperti berikut, saya pun merasakan kebanggaan seperti keluarganya. Tidak kurang selama tiga tahun mbak Izza yang waktu itu bersekolah di SMP Putri Luqman Al Hakim berinteraksi dengan kami para guru yang biasa dipanggil dengan sebutan Ustadz/Ustadzah. Dengan kondisi SMP Putri kala itu, guru-guru yang relatif baru, cukup banyak hal baru yang dijalani dengan dinamikanya. Pola pikir yang dibentuk lewat keluarganya memberikan pembelajaran tersendiri bagi para guru yang mengajar termasuk saya. Mulai dari duduk di bawah meja suatu kali saya memberi pelajaran Matematika (mungkin boring karena saya mengulang pelajaran SD buat yanglainnya), menulis di tangan dan mungkin ekspresi remaja yang unik lainnya. Namun, saya melihat ada potensi yang luar biasa ingin diekspresikan. Terbukti ketika banyak even dan kompetisi lomba namanya selalu tercantum mewakili sekolah.  Dapat dilacak di blog ini (search namanya di kolom pencarian)  bagaimana kreatifitasnya di Mading, siswi terbaik di akademis/UN (nilai matematika 10 dengan penuh kejujuran). Mudah-mudahan prestasi mbak Izza menjadi teladan bagi para siswi SMP Putri selanjutnya. Silakan melejitkan potensi dengan membuat prestasi-prestasi semata-mata demi membesarkan asma Allah. Izza mewakili dari sekian juta remaja muslim(ah) yang dipandang sebelah mata oleh umat peradaban lain. Semoga selanjutnya mampu memotivasi yang lain menunjukkan bahwa generasi muda Islam siap meneruskan estafet menjadi generasi rabbani dan  khalifatullah  di bumi ini. Bukan untuk kebesaran diri semata.(Andri)

Bina Izzatu

Iklan

Gals n Guys, Ini Inginnya Media Porno Buat Kamu

Menurut Mark B. Kastleman, media-media porno itu pengen kamu-kamu :

1. Punya perpustakaan porno, nantinya kamu bermental model porno, di mana saja kapan saja kamu bisa mengaksesnya. Pikiran jadi ngeres… ngebayangin yang porno-porno terus.

2. Media itu ingin You ngalamin kerusakan otak permanen, Visual crack cocain/erototoksin. Pertama kamu akses atau lihat pornografi akan kaget dan cepat ia akan masuk ke otak kamu sedangkan bagian PFC (pre frontal cortex, otak depan di atas alis kamu) belum sempurna kalau kamu belum 25 tahun. PFC ini yang bisa jadi ‘ malaikat’ atau direktur yang ngarahin kamu jangan melihat maksiat. Tapi kalau dia belum sempurna kamu jadi ‘kalah’ sama gambar gambar porno itu. akhirnya kamu menyerah dikuasai oleh pornografi. PFC kamu mengecil dan kamu tidak berdaya untuk bermaksiat pada Allah. Kalau otak kamu di scan hasilnya mirip dengan otaknya orang yang kena kecelakaan mobilnya ringsek.

3. Media itu akan bikin kamu jadi pelanggan seumur hidup (pasar masa depan) akibat kamu sudah kecanduan.Awas hati-hati kalau kamu belum baligh, tampak alim, tampak sensi akan jadi sasaran tembak utama.

So mesti gimana?

1. Dekat sama Allah (pelajari agama dan pahami jadi orang beriman itu bagaimana yang pertama dilakukan sih jaga pandangan)

2. Dekat pada guru/ bimbingan konselingmu disekolah

2. Dekat dan berbicaralah dengan ibu bapakmu di rumah

3. lakukan kegiatan positif dengan pilih teman yang positif

4. jangan coba-coba

(inspire by Seminar Parenting Elly Risman, 14 mei 2013 Convention Hall Surabaya)

Kelas Putri April 2013

mabit 1Suasana salah satu sesi Mabit (12/4) kelas 9 menjelang UN.Di ruang Rahmat-Rahman PPHS, mereka membicarakan apa hakikat  nilai sebenarnya? Nilai bukan sekedar simbol angka yang tak berharga. Nilai harus didudukkan pada tempat yang semestinya. Bersama Ust Syaivuddin, para siswi belajar tentang bagaimana meraih nilai yang bernilai.

Rabu (17/4) kelas 8, pelajaran bahasa Indonesia, menulis poster bersama Ustzh Sinta.

bahasa1

Pelajaran Tata Boga (18/4) bersama Ustzh Ulfa, sedang belajar dan praktik membuat makanan halal, thoyib dan  menyehatkan.

boga1

Habis Gelap-gelapan, Terbit Larangan

Habis Gelap-gelapan, Terbit Larangan

Naudzubillah. Puluhan sampai ratusan siswi tak ikut UN karena hamil memang memprihatinkan. Hal ini tidak terjadi andaikan mereka membaca surat Kartini pada Nyonya Abendanon, “Perempuan itu jadi sokoguru peradaban! Bukan karena perempuan yang dipandang cakap untuk itu, melainkan oleh karena saya sendiri yakin sungguh bahwa dari perempuan itu pun mungkin timbul pengaruh yang besar, yang besar akibatnya, dalam hal membaikkan maupun memburukkan kehidupan, bahwa dialah yang paling banyak dapat membantu memajukan kesusilaan manusia”. Meski dalam persentase yang mungkin masih di bawah 1 % fenomena hamil di masa pendidikan tentu menghenyakkan, karena cita-cita besar seperti dalam lagu Ibu Kita Kartini dikandaskan oleh kaumnya sendiri.
Kejadian yang terus berulang dan menjadi polemik di masyarakat perlu diberikan solusi. Peran sekolah lewat guru Bimbingan Konseling perlu ditingkatkan. Aturan dari Dinas Pendidikan mestinya jauh-jauh hari memberi warning tegas, bagi siswi yang hamil diluar nikah harus berhenti dari sekolah. Aturan sudah tersosialisasi dari masuk sekolah, bahkan dari usia SMP yang memang dari survey sudah perlu diperlukan langkah preventif. Terpaksa tertunda pendidikan bagi siswi 1 tahun itu sudah merupakan konsekuensi yang harus diterima. Berapa ribu remaja yang gagal ikut audisi Indonesian Idol saja tidak masalah berarti , bukan? Apalagi Pendidikan karakter yang sedang digulirkan, akan sia-sia bila tidak ada ketegasan. Para orang tua juga mesti secara konkrit terlibat dalam usaha ini, terutama kaum ibu, semestinya memahamkan kepada buah hatinya efek negatif pergaulan bebas. Tentu dengan dialogis bukan kekerasan. Media informasi visual yang mudah diakses tak mungkin di dielakkan, filter dan kendali pada masing-masing pribadi yang mesti dikuatkan. Ayo, perangi kebiadaban, menuju peradaban mulia! (RAW)

(Tulisan ini juga di muat di kolom Gagasan,  JawaPos 21 April 2012)

Tantangan muslimah

Jangan berhenti menjadi wanita shalihah saja tapi tidak mushlihah yaitu yang melakukan ishlahul ummah (perbaikan umat). Dalam  QS. 7:4-5 suatu negeri yang akan dihancurkan, tetapi malaikat memohon agar tidak jadi karena masih ada satu orang shalih yang berdzikir, namun justru Allah SWT tetap menyuruh negri itu dihancurkan dan justru dimulai dari orang yang shalih tersebut. So?  Hendaknya kita juga mawas diri terhadap firman Allah QS. 25:30

Tantangan bagi MUSLIMAH

Bagaimana berkompetisi untuk berprestasi dan profesional dalam semua peran yang dimiliki.

Tantangan bagi muslimah yang juga ISTRI dan/atau IBU lebih berat lagi krn dia tahu posisi fitrah ini tidak tergantikan tapi tetap tidak berarti menjadi „excuse“ baginya untuk tetap berperan dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tanpa hrus mengabaikan apalagi meninggalkan posisi tersebut

Ingat: hanya ibu-ibu/istri yang „canggih“ saja yang akan melahirkan generasi yang „canggih“ juga

Muslimah harus segera berpikir positif membangun citra diri kemuslimahan yang baik, berjiddiyah (bersungguh-sungguh) menjaga keseimbangan dan memiliki kemampuan mengatur skala prioritas. Ia juga harus memiliki kondisi fisik, aqliyah dan ruhiyah yang prima karena ia bekerja di luar kelaziman wanita-wanita lain pada umumnya. Karena ia tidak egois, karena ia memikirkan umat, karena ia punya cita-cita mulia yakni menegakkan syariat Islam dan tentu saja, karena ia ingin masuk Surga dan bertemu dengan Ilah-nya.

99+1 Alasan Saya Menutup Aurat

99+1 Sebab Kenapa Saya Menutup Aurat

1.      Menjalankan syi’ar Islam.

2.      Berniat untuk ibadah.

3.      Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rezki, melindungi, dan menolong saya.

4.      Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.

5.      Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.

6.      Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib bagi muslimah.

7. Agar kaum wanita lain juga menutup auratnya.
8. Bukan karena mau bergaya.
9. Bukan karena mengikuti trend.
10. Bukan karena berlagak baik.
11. Bukan karena mau menyembunyikan dosa .
12. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
13. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
14. Jilbab sesuai untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
15. Saya perlu menjadi wanita solehah.
16. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
17. Jilbab adalah pakaian taqwa.
18. Jilbab menutup aurat terhadap yang bukan mahram.
19. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
20. Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
21. Dengan jilbab, akan menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
22. Isteri-isteri Rasulullah berbusana muslimah.
23. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
24. Para isteri Rasul dan sahabiah adalah panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.

25.  Maryam,  wanita yang dimuliakan dalam Allah dalam Al Quran, ibu nabi Isa AS juga menutup aurat.

26. Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah/surga yang sama seperti mereka dan menjadi tetangga mereka di surga

27.Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) Islam.

28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).

29. Saya yakin jilbab akan lebih melindungi diri.

30. Saya yakin jilbab membuat saya lebih merasa aman.

31. Menjaga diri dari gangguan lelaki gatal.

32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.

33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.

34. Menjaga diri dari mata lelaki yang bernafsu.

35. Menjaga diri dari tangan-tangan lelaki yang ingin meraba.

36. Menghindar dari zina mata dan zina hati.

37. Menutup aurat merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.

38. Saya perlu menutup aurat  agar dapat menghindarkan saya dari sikap-sikap yang negative

39. Jilbab dan menutup aurat dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.

40. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya lebih bersahaja.

41. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya lebih khusyu’.

42. Berjilbab dan menutup aurat menjauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).

43. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya malu bila berbuat dosa.

44. Berjilbab dan menutup aurat mendekatkan saya pada Allah.

45. Berjilbab dan menutup aurat mendekatkan saya pada Rasulullah.

46. Berjilbab dan menutup aurat mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.

47. Berjilbab dan menutup aurat mendekatkan saya pada sesama muslim.

48. Berjilbab dan menutup aurat mendekatkan saya pada ajaran Islam.

49. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.

50. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.

51. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.

52. Dengan menutup aurat saya meyakini ajaran Islam berlaku sepanjang masa,

53. Berjilbab dan menutup aurat bukan sesuatu yang kuno.

54. Mengatakan jilbab itu kuno berarti telah menggugat undang-undang Allah.

55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya

56. Berjilbab dan menutup aurat  menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.

57. Berjilbab dan menutup aurat merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.

58. Berjilbab dan menutup aurat membedakan diri dari penganut agama lain.

59. Berjilbab dan menutup aurat memudahkan dalam mengenali sesama saudari seiman.

60. Berjilbab dan menutup aurat memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah sesama muslimah.

61. Berjilbab dan menutup aurat menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.

62. Berjilbab dan menutup aurat memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.

63. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya lebih anggun.

64. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya terlihat menyejukkan.

65. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya lebih terlihat sebagai ibu.

66. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya tidak terlihat seperti laki-laki.

67. Berjilbab dan menutup aurat membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.

67. Berjilbab dan menutup aurat menjaga saya dari pergaulan yang salah.

68. Berjilbab dan menutup aurat memudahkan saya, dengan izin Allah, mengenal lelaki yang soleh.

69. Saya yakin wanita yang baik (solehah) berjodoh dengan lelaki yang baik (soleh) pula.

70. Berjilbab dan menutup aurat saya berdoa Mudah-mudahan berjodoh dengan lelaki yang soleh.

71. Dengan keta’atan pada Allah berjilbab dan menutup aurat, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.

72. Berjilbab dan menutup aurat memudahkan saya dalam berdakwah.

73. Berjilbab dan menutup aurat membuat lebih leluasa bergerak.

74. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh

75. Saya sangat susah bila memakai pakaian wanita ketat dan mini seperti trend saat ini

76. Saya tidak suka memakai pakaian yang ketat.

77. Saya percaya pakaian yang ketat dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena suhu di sekitar rahim tidak teratur /panas.

78. Pengingat untuk  sholat saat ada seruan sholat

79. Pelindung dari berlebihan dalam berhias.

80. Tidak perlu susah-susah selalu berusaha mengikuti trend modern yang berkembang.

81. Pencegah untuk membeli pakaian yang sedang trend.

82. Pencegah  untuk membeli make up yang neko-neko

83. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.

84. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

85. Berjilbab dan menutup aurat mengurangkan risiko penyakit kanker kulit.

86. Pancaran matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.

87. Mengurangi munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertentu.

88. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.

89. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah kotor yang menyebabkan ketidaknyamanan.

90. Membuat saya untuk terpacu hidup lebih sederhana.

91. Menghindari hidup yang boros

92. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.

93. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain model dan perhiasan.

94. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.

95. Memiliki semangat untuk melakukan ibadah haji.

96. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.

97. Berjilbab dan menutup aurat lebih banyak pahala untuk bekal di hari kemudian.

98. Para nonmuslim yang tidak mentauhidkan Allah saja sangat pede menutup auratnya
99. Membuat saya merasa menjadi wanita sejati.

99+1. Untuk memperoleh Ridha Allah (InsyaAllah).

 

(https://smpputri.wordpress.com)

5 Spirit Pesantren Hidayatullah Surabaya

Mewujudkan kampus miniatur peradaban Islam adalah visi pesantren Hidayatullah Surabaya. Visi ini adalah mulia, dan untuk merealisasikannya perlu spirit yang senantiasa perlu dipelihara. Ust Mohammad Nur Fuad, M -Ketua Badan Pengurus PPH Surabaya, dalam berbagai kesempatan berupaya memberikan apa itu spirit, semangat, passion yang akan menentukan terealisasikannya misi itu. Beliau menyampaikan 5 spirit PPH Surabaya yang diambil dari manhaj Sistematika Nuzulnya Wahyu (SNW) yaitu:

1. I-khlas (Iqra’ bismirabbika…)

2. Istiqomah dan Disiplin

3. Ibadah kuat

4. Amar ma’ruf Nahi Munkar

5. Ukhuwwah/ Berjamaah

Kelima spirit itu perlu dimiliki oleh siapapun untuk dapat merealisasikan cita-cita/visi. Di Pesantren segenap warga, santri, asatid(ah), pengelola sekolah, karyawan, santri, orang tua, tamu dll apabila memiliki spirit tersebut maka kampus miniatur peradaban islam insya Allah akan terealisasikan.