Al Ghazali: Jalur Kita dalam Kehidupan

Tahukah, saudara-saudariku, bahwa ‘ibadah, atau layanan untuk Allah, adalah buah pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan dan ‘mata uang’ dari orang baik. Ini adalah tujuan dan obyek cita-cita mulia masyarakat yang memiliki pemahaman ke dalam yang tajam. Itu alasan mereka untuk menjadi apa dan menghuni surga kekal mereka. “Akulah Pencipta,” kata Allah dalam Al-Qur’an. “Beribadahlah hanya kepada-Ku. Kalian akan mendapatkan pengembalian dan setiap usaha kalian akan dihargai.”

‘Ibadah sangat penting untuk orang-orang tetapi pada saat yang sama penuh dengan kesulitan dan kesulitan. Ada saja batu sandungan dan perangkap di jalan berliku-likunya. Penuh godaan dari manusia maupun syetan sementara sangat langka pembantu kita dan teman-teman pun sedikit. Tapi jalan ‘ibadah ini memang penuh bahaya, sebagaimana sabda Nabi SAW berkata, “Surga dikelilingi oleh penderitaan dan ditutupi oleh cobaan-cobaan, sedangkan neraka dikelilingi oleh hal-hal yang mudah dan gairah kenikmatan yang tak terbatas.” Manusia itu miskin! Dia adalah lemah, tanggung jawabnya berat, waktu sulit dan hidup ini pendek. Tapi karena perjalanan dari sini ke akhirat tidak dapat dihindari, maka jika dia mengabaikan tugasnya yaitu mengambil persediaan yang diperlukan untuk perjalanan, ia pasti akan binasa. Pikirkanlah pentingnya situasi dan keseriusan kondisi kita itu. Demi Allah, kondisi manusia memang menyedihkan, karena banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih.

Ketika saya menyadari bahwa jalan ‘ibadah sangat sulit dan berbahaya, saya menulis buku-buku tertentu, terutama di antara mereka, “Ihya Ulum-idin” di mana saya menunjukkan cara dan sarana untuk mendapatkan lebih dari mereka yang kesulitan, berani menghadapi bahaya dan persimpangan jalan dengan sukses. Tetapi orang-orang tertentu, yang tidak melihat apa yang saya coba lakukan dalam tulisan-tulisan saya, gagal untuk memahami makna dan tujuan itu dan tidak hanya menolak buku itu, tetapi diperlakukan dengan tidak pantas disebut cara seorang Muslim. Tapi aku tidak berkecil hati karena hal itu. Mereka adalah jenis orang yang sama, yang mengejek Quran Suci, dengan menyebutnya “Cerita dari orang-orang jadul.” Saya juga tidak tersinggung oleh mereka. Aku merasa kasihan pada mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan untuk diri mereka sendiri. Bahkan aku membenci konflik sekarang, tapi saya merasa saya harus melakukan sesuatu untuk mereka. Jadi karena kasihan untuk saudara-saudara saya berdoa kepada Allah untuk mencerahkan saya di salah satu tulisan ( kesulitan dalam menghidupkan agama) dengan cara yang baru.

Dengar, dan ketahui bahwa hal pertama yang membangunkan seseorang dari tidur atau lupa dan ternyata dia menuju ke jalan yang lurus adalah kasih karunia Allah yang menggerakkan pikiran untuk memikirkan pikiran-pikiran berikut: “Aku adalah penerima hadiah yang beeeeegitu banyak-…. hidup, kekuasaan, berpikir, berucap-…..dan aku menemukan diriku secara misterius dilindungi dari begitu banyak masalah dan bencana. Siapa sih yang begitu dermawan terhadapku? Siapa yang menyelamatkan aku?? Aku seharusnya bersyukur kepada-Nya dengan cara yang pas. Jika tidak, hadiah ini mungkin akan dibawa pergi dan aku akan kehilangan selamanya. Hadiah ini menyimpan suatu maksud, seperti alat-alat di tangan seorang seniman dan dunia tampak bagiku seperti sebuah gambar yang indah terkemuka yang menghantarkan pikiranku terhadap seorang pelukis hebat! ”

Pikiran-pikiran ini mengantarkan orang yang terbangun ke Lembah Pengetahuan di mana Rasulullah saw memimpin jalan dan mengatakan kepadanya: “Sang Dermawan adalah Satu, yang tidak memiliki pasangan dengan-Nya. Dia adalah Pencipta siapa pun apapun meskipun Anda tidak dapat melihat-Nya, yang perintah-Nya harus dipatuhi baik dalam lubuk hati maupun lahiriah. Dia telah memutuskan bahwa baik akan diberi imbalan dan kejahatan akan menjadi dihukum. Sekarang Anda tinggal pilih karena Anda bertanggung jawab atas tindakan Anda. Carilah pengetahuan dari guru-guru yang takut kepada Allah dengan keyakinan tak tergoyahkan. ”

Ketika Lembah Pengetahuan dipalang, seseorang kemudian menyiapkan untuk ‘ibadah, tetapi serangan bersalah hati nuraninya berkata, “Bagaimana kau bisa mengetuk pintu Surga (bila Anda begitu penuh dengan cara-cara dan perilaku yang buruk) Lupakah Anda dengan perbuatan-perbuatan tak bermoral dan buruk dulu? ” Orang berdosa nan miskin itu kemudian jatuh ke dalam Lembah Pertobatan ketika tiba-tiba terdengar suara menangis, “Bertobatlah, bertobat untuk Tuhanmu Yang Maha Pengampun!” Dia meminta untuk pertobatan tulus dan menangis kepada TUHAN karena kasih-Nya. Dia sekarang menggunakan hati nuraninya dan naik dengan sukacita dan berproses di jalan selanjutnya.

Lalu ia masuk ke dalam Lembah Penuh Batu Penghalang, diantaranya ada empat batu besar yaitu: 1) godaan dunia, 2) orang-orang yang menarik, 3) setan, si musuh lama dan akhirnya, 4) kelemahan diri Dia harus memiliki empat senjata yang ia bisa gunakan untuk mengalahkan empat musuh utama. Keempatnya adalah: 1) Memilih gaya hidup sederhana. 2) Menghindari pencampuran dengan segala macam orang yang tidak jelas. 3) Melawan musuh lama, setan, dengan peningkatan belajar. 4) Mengendalikan diri-batin dengan pengawas Taqwa. Mari diingat bahwa keempat senjata mereka sendiri, harus menghadapi empat masalah psikologis lainnya. Mereka adalah: 1) Khawatir atas uang karena hidup gaya hidup sederhana. 2) Keraguan dan kecemasan tentang urusan pribadi kita mengganggu ketenangan pikiran kita. 3) Khawatir, kesulitan dan malu karena tidak bertemu orang-orang baru setiap saat. Memang, ketika seseorang ingin mengibadahi Allah, setan serangan itu datang secara terbuka dan diam-diam dari semua sisi! 4) kejadian yang tidak menyenangkan dan penderitaan tak terduga terjadi dari mana saja

Kekhawatiran psikologis ini membuang musafir miskin ke Lembah Ujian dan Masalah. Dalam keadaan ini, orang dapat melindungi dirinya dengan: 1) Ketergantungan pada Allah dalam hal rezekinya 2) Meminta untuk pertolongan-Nya ketika ia menemukan dirinya tak berdaya. 3) Sabar dalam penderitaan. 4) perasaan gembira berserah atas taqdir-Nya. Saat melewati Lembah Ujian dan Masalah yang menakutkan ini membuat orang berpikir bahwa jalan itu tidak akan mudah, ia menemukan bahwa ‘ibadah membosankan, doa dan kontemplasi mekanis tidak memiliki kesenangan. Dia malas, depresi, suram dan bodoh. Bingung dan bingung, ia sekarang masuk ke Lembah Gemuruh. Kilatan petir Harapan terlihat menyilaukan dan ia jatuh gemetar ketika ia mendengar suara memekakkan telinga dari guntur Ketakutan. Matanya, yang penuh dengan air mata, seperti awan dan pikiran murninya berlilatan dengan petir. Dalam sekejap, misteri Tanggung Jawab Manusia, dengan imbalan untuk perbuatan baik dan hukuman untuk perbuatan jahat, dipecahkan. Setelah itu, dia ‘ibadah , tidak akan sekedar di mulut saja dan pekerjaan sehari-hari tidak akan sekedar menjemukan. Membubung tinggi, ia akan maju dengan sayap Harapan dan Rasa Takut.

Dengan hati ringan dan dalam suasana hati bahagia, ia sekarang berprosesl lebih lanjut sampai tiba-tiba Lembah Dalam Bukan Kepalang menyajikan pemandangan mengerikan. Melihat jauh ke dalam mengapa ia melakukan sesuatu, ia menemukan bahwa orang yang berbuat baik termotivasi baik oleh keinginan untuk pamer kepada orang sesama mereka atau mereka hanya berusaha untuk mengesankan diri mereka sendiri. Di satu sisi Lembah Dalam Bukan Kepalang, ia melihat sepuluh rakasa berkepala kemunafikan mengintai dan di sisi lain ia melihat Pandora menyihir dari kesombongan dengan kotak terbuka. Dalam putus asa ia tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika, tiba-tiba, Malaikat Ketulusan muncul dari kedalaman hatinya dan membawanya dengan tangan dan membawa dia melalui lembah itu. Sementara menyatakan terima kasih atas belas kasihan Allah, ia melanjutkan lagi sampai memikirkan banyak nikmat Allah untuk-nya, tidak layaklah diri dan ketidakmampuannya untuk melakukan keadilan penuh dalam memberikan tanda syukur pada-Nya menguasai dirinya.

Dan dengan demikian ia masuk ke dalam Lembah Nyanyian Rohani di mana, fana seperti dia, ia mencoba yang terbaik untuk menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Allah yang selalu abadi. Tangan Ghaib Kerahiman Ilahi kemudian membuka pintu ke Taman Cinta. Dia diantar ke dalamnya dengan tubuh dan jiwanya karena keduanya memainkan peran mereka secara langsung maupun tidak langsung. Di sini berakhir perjalanan. Hamba Allah sekarang tinggal di antara para pelancong rekan-rekannya, tetapi hatinya hidup dalam kontemplasi Allah, menunggu untuk melaksanakan perintah terakhir, “Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam syurga-Ku.” (QS 89:27-30)

( R Andri W)

Iklan

BLPH

Sebagai institusi dengan misi tarbiyah/pendidikan yang mengelola manusia dengan pernik-pernik permasalahannya maka Pesantren Hidayatullah mengembangkan Unit Kerja baru yaitu Biro Layanan Psikologi Hidayatullah. Biro ini sekarang dipimpin oleh Ustazah Feni Yuranoa, M.Si. Ustazah Feni adalah guru Bimbingan Konseling di SMP Putri Luqman Al Hakim. Memang bidang psikologi inilah yang sedang beliau geluti. Alhamdulillah, selama beliau di SMP Putri cukup banyak solusi-solusi permasalahan remaja yang berhasil beliau tangani dengan baik.
Selain secara rutin (harian) BLPH melayani lingkungan internal Sekolah Integral Luqman Al Hakim baik yang Fullday School maupun Boarding School berupa konseling untuk para siswa/i, training untuk pengasuh asrama, dan parenting class untuk ortu. Namun, ternyata secara eksternal juga aktif bergerak di level kota Surabaya. Hal itu bisa dilihat dari kegiatan yang terekan di blog BLPH.
Kami berharap semoga dengan adanya BLPH ini melengkapi kebutuhan dunia pendidikan di Hidayatullah yang bervisi pendidikan integral berbasis tauhid. Selamat!

Muhammad Nabiku

Oleh Rahmi Andri W*

Alhamdulillah, shalawat dan salam kepada Muhammad hamba-Nya dan Rasul-Nya, keluarga, sahabat, pengikut beliau dan semoga keselamatan tercurah kepada kita semua. Di 1 Syawal 1431 H ini kami mengucapkan Selamat Idul Fitri. Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang yang kembali ke fitrah dan mendapat keberuntungan dan kemenangan. Syahadat kita disaksikan Allah, sholat, puasa, zakat kita diterima oleh Allah dan menjadikan kita orang-orang beriman, insya Allah.

(Sayup-sayup terdengar lantunan syair lagu Hadad Alwi ft Vita berjudul Muhammad Nabiku…Ah, suara anak kecil itu lucu sekali dan menginspirasi kami untuk menulis ini )

Salah satu pengalaman lebaran kali ini adalah banyak silaturahim (dengan sanak keluarga yang dikenal) atau bertemu berbagai orang diperjalanan yang tidak kita kenal. Sebagai muslim(ah) mungkin dalam perbincangan dengan orang lain (non muslim) kita tiba-tiba mendapat pertanyaan sederhana tentang Islam dan Rasulullah Muhammad SAW. Apalagi sekarang jejaring sosial banyak bertebaran sehingga peluang dan frekuensi kita menjumpai forum atau terjadi komunikasi antar keyakinan yang berbeda semakin besar. Kami yakin antum/antunna pasti berusaha menjawab dengan seluruh pengetahuan yang diperoleh dari guru atau buku teks atau sumber utama yang terpercaya tentunya Al Quran dan sunnah. Namun kadang yang diinginkan si penanya itu sebenarnya memang ingin mengetahui karena belum tahu dan bisa jadi ingin mendapatkan pemahaman kita tentang Islam atau diri Rasulullah.

Mungkin pula ada diantara kita yang kemudian karena ragu-ragu atau merasa ilmunya kurang segera mengalihkan topik pembicaraan. Lebih baik menghindar daripada malu. Kurang pede? Masak sih? Yah, rasa itu tentu ada.Apalagi yang merasa masih muda. Wow, kalau saya pikir sebenarnya sayang sekali . Di masa kita sekarang memberikan informasi dan kebenaran Islam yang dibawa Rasulullah adalah hal yang urgen.Mengapa? Karena banyak orang yang walaupun tinggal di Negara dengan mayoritas penduduknya muslim, mereka tidak mendapat informasi yang benar tentang islam dan Rasulullah. Buktinya sampai ada banyak kasus seperti kartun nabi dan rencana pembakaran Al Quran. Itu terjadi karena informasi yang diterima kurang benar, akurat dan sepotong-sepotong dari media yang memang banyak menyudutkan islam. So, kita mestinya jangan sampai membiarkan atau melupakan tugas dakwah, meneruskan misi Rasulullah di bumi ini. Kita perlu sampaikan pada mereka sebisa mungkin dengan bahasa yang baik tentunya.

Beberapa poin sederhana berikut insya Allah dapat menjadi pijakan atau jawaban yang singkat dan jelas. Penulis hanya mengharap ridha Allah, semoga di bulan Syawal ini kita semakin baik dalam berislam untuk seterusnya sampai khusnul khatimah. Amin

Siapa Muhammad itu? Dapatkah Anda kenalkan?

Katakan dalam satu kalimat, Muhammad tiada lain adalah seorang utusan (Rosul) Allah, nabi terakhir (penutup), untuk mengajarkan tauhid (mengEsakan Allah),dan dia berakhlaq mulia.

Siapakah yang terbaik ? Musa, Isa atau Muhammad?

(Kalau Yahudi tentu akan menjawab Musa, Nasrani akan menjawab Isa -bahkan sebagai Tuhannya. Apakah Anda akan menjawab Muhammad?)

Baca lebih lanjut

UN 2010

Mencegah Kecurangan Ujian Nasional
Oleh Rahmi Andri Wijonarko,ST*

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kecurangan Ujian Nasional (UN)? Tentunya selain apa yang sudah dilakukan pihak penyelenggara yaitu Depdiknas, BSNP, sekolah, dan dengan dukungan kepolisian masih ada banyak hal yang menarik untuk dicermati. Terbukti masih ada saja usaha-usaha curang muncul di pemberitaan setiap datang UN. Sebagai titik awal, penting untuk diperhatikan bahwa membawa masalah kecurangan UN sebagai topik tulisan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan permasalahan pada sisi orang-orang yang memberikan ujian dan peserta ujian.
Kecanggihan teknologi telah menyumbang pembaruan pada pelaksanaan ujian, namun juga berpotensi mengancam validitas/keabsahan hasil UN ini. Kecurangan yang makin canggih dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Rasa keadilan publik juga jangan sampai terlukai dengan munculnya kecurangan dari even-even ujian berskala besar, seperti UN, Ujian masuk PT, atau ujian penerimaan PNS. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan sensitivitas tentang ancaman validitas yang sebelum ini hampir-hampir diabaikan walaupun sering diwacanakan.
Dari perspektif yang lebih luas, mungkin akan berguna untuk mengkonsepsi kembali pengujian sepenuhnya. Harapannya, kesuksesan hasil ujian itu dapat lebih konsisten dan langsung terkait dengan usaha siswa, pengajaran yang efektif, dan kinerja sehingga cukup mantab untuk disebut berhasil. Idealnya hasil ujian disertai pula dengan informasi diagnostik yang cukup mengenai kelebihan dan kelemahan siswa.

Lantas, bagaimana langkah-langkah lebih pragmatis yang dapat diambil? Daftar berikut ini memberikan langkah-langkah permulaan yang difokuskan pada pemberi ujian; beberapa pada peserta ujian, dan beberapa berlaku untuk keduanya.
Baca lebih lanjut

Datang Baru

Alhamdulillah, alladzi kholaqal insaana min ‘alaq…
telah lahir putra pertama Ustadz Andri (Ko Akademik SMP Putri) tanggal 10 Maulud 1431 H ( Rabu, 24 Februari 2010 M) di Kediri, seorang ‘ghulam’ bernama

AHSANAS MUHAMAD VILARDI

(Normal, 3300 gr, 49 cm)
Semoga dia menjadi generasi rabbani kelak kemudian hari. Amin

Siswa High Tech, Guru dan Ortu High Touch

Oleh Rahmi Andri Wijonarko,ST*

Menjadi orangtua/guru di abad 21 menyajikan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Teknologi yang tersedia untuk anak-anak kita tidak seperti yang pernah dilihat bangsa kita sebelumnya. Lihat saja saat anak Anda membuat presentasi Powerpoint sekolah – sesuatu yang sama sekali tidak pernah terdengar ketika kita masih seusia mereka. Melalui ponsel, pesan teks (sms), pesan gambar (mms), internet, dan situs jaringan sosial, anak-anak kita dapat dihubungkan ke orang-orang di seluruh dunia. Sungguh menakjubkan.
Tetapi pada saat yang sama, dengan kemajuan teknologi yang luar biasa ini datang potensi bahaya. ’Predator online’ berlimpah di internet, dan siapa yang tahu, ada berapa banyak teman telah mengaku berstatus usia 11 tahun di Facebook sebenarnya seorang penculik anak atau gadis, berusia 41 tahun yang sedang mencari korban berikutnya. Kasus penculikan siswi kelas 1 SMA gara-gara Facebook di Jombang bulan Oktober 2009 adalah contoh nyata. Awal Februari 2010 kembali masyarakat dihebohkan berita anak kelas 8 SMP di Sidoarjo-Marieta Nova- yang pergi bersama ’suami versi facebooknya-Ari Power (18 tahun) asal Depok. Saat yang hampir berurutan Tiur, siswi sebuah SMA di Surabaya juga hilang, diduga pergi bersama teman facebook-annya. Penyalahgunaan teknologi kembali terjadi. Baca lebih lanjut

Forum Kelas 7C

Acara ini telah direncanakan sebelum lebaran dan Sabtu, 24 April 2009 berhasil diselenggarakan. Agenda utama adalah pemaparan perkembangan akademik dan perilaku siswi selama 3 bulan pertama di SpiLuqkim.

Ustadzah Feni Yuranoa (BK) memaparkan hasil psikotest yang telah dilakukan tanggal 10 Oktober 2009 bekerja sama dengan Biro layanan Psikotes dari Malang. Masing-masing ortu siswi kelas VIIC mendapatkan lembar hasil penilaian psikologi anaknya yang meliputi IQ, EQ,SQ, 8 Kecerdasan, Kemampuan mengingat, dan bebrapa aspek lain yang memberikan gambaran pada orang tua tentang kondisi anaknya saat ini. Hasil tersebut juga dijadikan salah satu acuan untuk mengatasi kesulitan belajar, penggalian potensi dan pembangunan karakter.   Menurut Ustdz Feni, masing masing anak membutuhkan terapi yang unique sehingga potensinya bisa terlejitkan. Alhamdulillah, di SMP Putri ini ada program home visit (kunjungan rumah) sehingga ortu dapat mengetahui lebih lanjut perkembangan anaknya. BK SMP Putri juga membuka pintu untuk konsultasi para ortu via telpon atau datang langsung ke sekolah pada hari Selasadan Kamis.

Ust. Andri menyampaikan perihal UTS 1 yang diselenggarakan 12-17 Oktober lalu.Sebagian besar siswi masih belum adaptif dengan kurikulum integral ini. Tetap,i setelah melalui UTS 1 tampaknya mereka mulai mempunyai gambaran tentang bagaimana seharusnya mesti mempersiapkan diri dalam proses belajar mengajar.