Inside the Class: Ojo Banter-banter!

Physics VII/C – 01 May 09

Jumat (01/05) siang, tanpa menghiraukan panas terik matahari yang menyengat, siswi kelas VII/C turun ke jalanan. Lho, mau demo? Bukan…

Mereka melakukan observasi terhadap kendaraan yang lalu-lalang di depan kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Berbagai kendaraan yang lewat di hadapannya diukur waktu tempuhnya untuk jarak 10 meter. Dari data yang diperoleh ini, selanjutnya siswi akan menghitung kelajuan kendaraan-kendaraan tersebut.

Meski terlihat sederhana, tetapi mengamati kendaraan yang lewat ternyata seru juga. Karena mereka harus mencatat sedetil mungkin ciri obyek yang diamati. Misalnya plat nomor kendaraan yang sedang diukur waktunya, karena tidak mungkin mereka menyetop sang pemilik dan meminta mengulangi perjalanannya, siswi harus memelototi dengan cermat. Repotnya jika ada mobil yang berjalan kencang wuss… wuss… wuss… Plat nomornya gak kecatat, deh

Dari data yang diperoleh ini, selanjutnya siswi akan menghitung kelajuan kendaraan-kendaraan tersebut. Observasi ini adalah praktikum Fisika untuk topik kelajuan pada benda yang melakukan gerak lurus. (artikel/foto: nov)

Cahaya di Atas Cahaya

Oleh: Ust. Novrian (Physics)

SPiLuqkim’s Mathematics & Sciences Development Team

an-nuur-35-cut

… Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), ALLAH membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, … (QS. An Nuur: 35)

Siswa-siswi SMP atau SMA (terutama jurusan IPA) jaman sekarang mungkin sudah fasih dengan sifat-sifat gelombang. Paling tidak, di tingkat SMP sudah mendapatkan dasar teori gelombang dan pernah mengutak-atik sinar-sinar istimewa pada cermin dan lensa, yang notabene menganggap cahaya sebagai gelombang yang dapat dipantulkan (reflected) dan dibiaskan (refracted). Sedangkan di tingkat SMA siswa sudah mengenal interferensi, superposisi, dan difraksi sebagai fenomena yang khas gelombang. lebih lanjut

Inside the Class: Save Our Environment!

9th Grade Physics 19 – 20 Feb 2009

Sub bab terakhir dari pelajaran Fisika kelas IX bertemakan lingkungan hidup, yaitu proses-proses yang terjadi di litosfer yang mempengaruhi kondisi lingkungan. Untuk mendalami materi ini, Ust. Novrian, guru pembimbing bidang studi Fisika, menugaskan siswi untuk membuat poster secara berkelompok. Ada 4 isu lingkungan yang diangkat, yaitu:
1. Polusi air (water pollution) oleh kelompok Beryl dan Citrine
2. Pencemaran tanah (soil contamination) oleh kelompok Topaz dan Sapphire
3. Kerusakan lapisan ozon (ozone layer depletion) oleh kelompok Aquamarine dan Diamond
4. Sampah radioaktif (radioactive waste) oleh kelompok Ruby dan Emerald

baca selengkapnya

Benarkah 1 ons = 100 gram???

Oleh: Ust. Novrian (Physics)
SPiLuqkim’s Mathematics & Sciences Development Team

Sejak sekolah di SD hingga SMU program IPA (sekarang SMA), guru IPA/Fisika saya mengajarkan bahwa terdapat satuan massa yang disebut ‘ons’. Satuan ini ‘dipercaya’ sebagai nama lain dari hektogram (hg). Karenanya, 1 ons setara dengan 0,1 kg atau setara dengan 100 gram. (istilah massa dalam Fisika bergeser menjadi berat dalam kehidupan sehari-hari)

Kemarin, Senin (09/02), saya mendapatkan e-mail dari salah satu ortu/wali siswi kelas 9, yang juga seorang dosen Teknik Sipil di ITS, yang isinya menggugat kebenaran sistem konversi satuan massa tersebut. E-mail tersebut sudah di-forward kemana-mana.

Kontan isi e-mail tersebut membuat saya tersentak. Lebih tepat lagi, MALU!!! Mengapa? baca selengkapnya

Inside the Class: Electromagnets and Transformer

IX/C: Physics 12 Dec 08

Jumat (12/12), Assembly Room, kelas IX/C mengamati cara kerja magnet listrik (electromagnet) dan trafo (transformer).
Seperti yang dipelajari di buku sebelumnya, sebuah magnet listrik dapat dibuat dengan menggunakan benda logam ferromagnetik dan lilitan kawat konduktor. Dalam sesi pelajaran Fisika ini digunakan kawat email, yang bisa dibeli di toko elektronik serta biasa digunakan untuk membuat dinamo dan trafo. Diameter kawat adalah 0,7 mm dengan panjang sekitar 30 m. Kawat ini dililitkan dengan rapi di gulungannya (bawaan dari tokonya) yang berdiameter 25 mm dengan panjang 40 mm. Baca lebih lanjut

Inside the Class: Demonstrating How the Thermometer Works

VII/C: Physics 07 Nov 08

Meski harus menempati jatah jam pelajaran terakhir (Jumat sesi 7 – 8: 13.30 – 14.50) bukan berarti harus ngantuk dan lemes. Terbukti siswi kelas VII/C sangat antusias mengikuti PBM bidang studi Fisika yang diisi dengan eksperimen cara kerja termometer. Mereka yang terbagi ke dalam 4 kelompok:
Titanium (Ti): Sherlin, Fara, Alya, Firdha, dan Inas
Aurum (Au): Mutia, Ayu, Mala, dan Ifa
Argentum (Ag): Nadia, Itsna, Diba, dan Laras
Tantalum (Ta): Balqis, Nita, Nanda, dan Rista Baca lebih lanjut