Forum Ortu/Wali Kelas VII/C yang Pertama

Sabtu (01/08), Forum Ortu/Wali Kelas VII/C menggelar pertemuan yang pertama sejak forum ini dibentuk. Bertempat di ruang 201 lantai II kampus SPiLuqkim, forum ini dihadiri oleh sebelas orang wali siswi. SPiLuqkim sebagai fasilitator diwakili oleh Ustd. Laila (wali kelas VII/C). Hadir pula Ustd. Rita (Kesiswaan) dan Ustd. Feni (BK).
baca hasil forum

Iklan

BK SPiLuqkim Menggelar Psikotes untuk Siswi Kelas VII dan Kelas VIII

psites_220609Senin (22/06) tim BK SPiLuqkim bekerja sama dengan Biro Konsultasi Heru Sasmita menggelar psikotes bagi siswi-siswi kelas VII dan kelas VIII. Tes ini bertujuan untuk memahami dan memetakan potensi diri siswi serta sebagai masukan untuk langkah penanganan selanjutnya. Ditanya tentang relevansi tes psikologi yang cenderung melihat aspek kognitif saja dengan kondisi masa kini, Ustd. Feni (guru BK) menegaskan bahwa tes ini dibutuhkan untuk masukan data-data potensi siswi yang murni dan hingga sekarang kredibilitasnya masih diakui. Meski saat ini berkembang paradigma Emotional Intelligence dan Multiple Intelligence, namun kesemuanya belum memiliki alat ukur yang baku yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data-data siswi. Ustd. Feni menambahkan, data-data hasil tes psikologi bukan sebagai vonis terhadap siswi. Nantinya data-data itu akan diolah bersama dengan data-data hasil observasi harian siswi yang dilakukan oleh tim BK, wali kelas, maupun guru-guru bidang studi yang sehari-hari mengamati sikap dan perilaku siswi. Dari masukan data-data tes psikologi dan observasi diharapkan ke depan SPiLuqkim bisa menyusun langkah-langkah strategis untuk melakukan penanganan serta pembimbingan minat dan bakat siswi. (artikel/foto: nov)

Learning from the Trouble, the Pain, and the Sorrow

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Suatu hari seorang anak kecil sedang bermain di taman. Tengah asyik bermain perhatiannya tiba-tiba tertuju kepada suatu pemandangan yang unik dan langka. Di ranting sebuah tanaman perdu ia melihat seekor calon kupu-kupu yang baru saja menyelesaikan fase kepompongnya dan berusaha keras keluar dari selubung kepompong. Tubuh kupu-kupu itu cukup besar bila dibandingkan dengan sempitnya lubang kepompong. Akibatnya sang kupu-kupu harus bersusah payah keluar dari lubang sempit itu. Karena iba, sang anak kecil berusaha membantu dengan menyobek sedikit selubung kepompong itu hingga terbentuk lubang yang cukup besar bagi sang kupu-kupu untuk dapat keluar. Benar saja, kupu-kupu itu dengan mudahnya keluar. Sang anak kecil tersenyum dan meninggalkan kupu-kupu muda itu dengan perasaaan puas karena merasa telah melakukan sesuatu yang berarti. Yang ia tidak tahu adalah tidak berapa lama kemudian kupu-kupu itu mati tanpa sempat mengepakkan sayapnya. baca selengkapnya

Be Nice to Our Parents

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

al-israa-231

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Israa’: 23)

Perhatikan! Larangan berbuat syirik (menyembah selain Dia – ALLAH) kemudian disandingkan dengan perintah berbuat baik kepada ortu. Hal ini bermakna bahwa berbuat baik kepada ortu dalam Islam memiliki urgensi yang sangat besar dan kedudukan yang sangat tinggi seperti halnya tidak menyembah selain ALLAH.

Suatu hari seorang ibu curhat kepada saya. Ceritanya, ia baru saja menangis gara-gara bertengkar dengan putri bungsunya. Ia mengaku (masih) sakit hati karena ucapan sang anak saat mereka berselisih paham. Naudzubillah min dzalikbaca kisah selengkapnya

Bekal dari Ortu untuk Putrinya Tercinta

Doa Untuk Putri Kami

Yaa ………. RABB’ ……….
Rasa syukur kami yang teramat dalam kepadaMU
Telah ENGKAU amanahkan putri-putri untuk kami,
anak-anak suka cita
Kebahagiaan yang senantiasa kami rasakan,
menyaksikan kehadirannya dengan tangis,
wajah yang masih merah
Tangisnya adalah nyanyian suka cita untuk kami,
Wajah sucinya memancarkan harapan untuk kami kelak
Cukup dengan berbisik, kami menyambutnya
”Selamat datang putri ……………..”

doa selengkapnya

Agar Engkau Bersujud Kepada-Nya

Aku namakan dirimu Muhammad Husain As-Sajjad, karena aku ingin engkau kelak akan banyak bersujud kepada-Nya

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim*

Aku namakan dirimu As-Sajjad, karena engkau lahir di saat orang-orang sedang bersujud ke hadirat Allah ‘Azza wa Jalla. Engkau lahir di saat bidan yang seharusnya menolong kamu, sedang memenuhi panggilan-Nya untuk melakukan shalat Subuh. Ketika manusia sedang mengagungkan asma Allah, engkau lahir di dunia ini. Nyaris tanpa pertolongan. Tetapi pertolongan siapakah yang lebih baik daripada pertolongan Allah? Sesungguhnya, sebaik-baik penolong adalah Allah. Maka kelak, ingat-ingatlah bahwa hanya kepada-Nya engkau menyembah dan meminta pertolongan.

Hayatilah setiap kali engkau membaca “IyyaKa na’budu wa iyyaKa nasta’in. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.” Baca lebih lanjut

Mabit Pra UAN Kelas IX: Be the Winner, Excellent, Success, Smart… Yes!

Selasa (07/04), SPiLuqkim mengadakan mabit bagi siswi kelas IX. Kegiatan ini adalah bagian dari program bimbingan belajar intensif persiapan UAN 2009 khususnya dari aspek ruhaniyah. Acara menginap di kampus ini akan diisi dengan materi motivasi, games keakraban, muhasabah, dan qiyamul lail bersama.

Ustd. Ina, Waka SPiLuqkim selaku penanggung jawab kegiatan menegaskan tujuan dari mabit ini adalah:

  1. bermunajat kepada ALLAH Swt. memohonkan kekuatan iman, fisik, dan mental dalam menghadapi UAN 2009 serta dijauhkan dari segala hal yang dapat mengundang murka ALLAH.
  2. mempersatukan hati para guru dan siswi
  3. mengingat kembali serta mensyukuri perjuangan dan cinta kasih orang tua yang selama ini dinikmati

Usai kegiatan ini diharapkan para siswi kelas IX mampu menjalani UAN 2009 dengan baik di jalan yang diridhoi ALLAH Swt. amiin

Insya ALLAH esok pagi, Rabu (08/04), para peserta mabit akan mengikuti outbound di areal persawahan di sekitar kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Nantikan liputannya… (artikel: nov/foto: fen, and, nov)