Learning from the Trouble, the Pain, and the Sorrow

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Suatu hari seorang anak kecil sedang bermain di taman. Tengah asyik bermain perhatiannya tiba-tiba tertuju kepada suatu pemandangan yang unik dan langka. Di ranting sebuah tanaman perdu ia melihat seekor calon kupu-kupu yang baru saja menyelesaikan fase kepompongnya dan berusaha keras keluar dari selubung kepompong. Tubuh kupu-kupu itu cukup besar bila dibandingkan dengan sempitnya lubang kepompong. Akibatnya sang kupu-kupu harus bersusah payah keluar dari lubang sempit itu. Karena iba, sang anak kecil berusaha membantu dengan menyobek sedikit selubung kepompong itu hingga terbentuk lubang yang cukup besar bagi sang kupu-kupu untuk dapat keluar. Benar saja, kupu-kupu itu dengan mudahnya keluar. Sang anak kecil tersenyum dan meninggalkan kupu-kupu muda itu dengan perasaaan puas karena merasa telah melakukan sesuatu yang berarti. Yang ia tidak tahu adalah tidak berapa lama kemudian kupu-kupu itu mati tanpa sempat mengepakkan sayapnya. baca selengkapnya

UAN dan Hamil – Masalah Akhlak

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Senin (20/04) bertepatan dengan dimulainya Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMA/MA/SMK. Pagi-pagi sekali saya dilanda nyeri perut yang luar biasa. Mestinya saya bisa tidak masuk dengan alasan sakit. Namun karena sudah janji untuk membantu panitia UAN di SMA Luqman Al Hakim menyiapkan sound system, saya kuatkan diri untuk berangkat juga. Setelah beres, saya kembali ke kantor di SPiLuqkim dan nggelethak di lantai sambil menahan sakit perut. Akhirnya sekitar pukul setengah sembilan setelah menghabiskan teh hangat buatan Ustd. Ulfa, saya minta ijin ke Ustd. Ina (Waka SPiLuqkim) untuk pulang.

Di kos-kosan, saya terkapar sendirian tak berdaya sambil sesekali terbirit-birit ke toilet. Seperti biasa jika berada di kamar kos, radio saya nyalakan dan tune-in di Suara Surabaya FM (SS). Seharian itu isu yang dibahas seputar UAN SMA/MA/SMK. Beragam info dan opini masyarakat diudarakan sejak pagi.

Salah satu isu yang mengusik saya sebagai pendidik adalah kasus siswi SMK Negeri 8 Surabaya yang di-DO sekolahnya sebulan menjelang UAN karena kedapatan hamil. Sang kepala sekolah berargumen bahwa tiap awal tahun ajaran siswa-siswinya telah menandatangani klausul pernyataan menyanggupi peraturan dan tata tertib sekolah, yang di antaranya menyebutkan larangan menikah dan hamil. Sanksi atas pelanggaran aturan tersebut adalah dikembalikan ke orang tua/wali, bahasa halusnya dari dikeluarkan. Di pihak lain, sang siswi (yang di-back up oleh seorang anggota Komisi D DPRD Surabaya) berdalih aturan itu baru diberlakukan tahun 2009 sedangkan ia masuk SMKN 8 tahun 2006. Selain itu ia mempertanyakan mengapa sebelum UAN ia dibolehkan ikut ujian-ujian lain di sekolahnya, kenapa tidak dari dulu-dulu dilarang ikut ujian kalau toh akhirnya tidak boleh ikut UAN. selengkapnya

Agar Engkau Bersujud Kepada-Nya

Aku namakan dirimu Muhammad Husain As-Sajjad, karena aku ingin engkau kelak akan banyak bersujud kepada-Nya

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim*

Aku namakan dirimu As-Sajjad, karena engkau lahir di saat orang-orang sedang bersujud ke hadirat Allah ‘Azza wa Jalla. Engkau lahir di saat bidan yang seharusnya menolong kamu, sedang memenuhi panggilan-Nya untuk melakukan shalat Subuh. Ketika manusia sedang mengagungkan asma Allah, engkau lahir di dunia ini. Nyaris tanpa pertolongan. Tetapi pertolongan siapakah yang lebih baik daripada pertolongan Allah? Sesungguhnya, sebaik-baik penolong adalah Allah. Maka kelak, ingat-ingatlah bahwa hanya kepada-Nya engkau menyembah dan meminta pertolongan.

Hayatilah setiap kali engkau membaca “IyyaKa na’budu wa iyyaKa nasta’in. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.” Baca lebih lanjut

Menjadi Yatim Piatu, (Bahkan) Sebelum Ortu Wafat

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

doa-kepada-ortu

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku saat aku masih kecil.

Saat seorang manusia (baca: muslim) mati, maka terputuslah seluruh amalannya di dunia. Kecuali tiga hal, yaitu: doa anak dari yang sholeh/sholehah, ilmu bermanfaat yang diajarkan kepada orang lain, dan harta halal yang dinafkahkan sebagai amal jariyah. Insya Allah, ketiga hal tersebut akan terus mengalir pahalanya kepada kita yang sedang menikmati alam kubur (Allahumma amiin) ataupun tersiksa azab kubur (Naudzubillah min dzalik).

Sebagai ortu, jika Anda ditanya, ingin anak yang seperti apa? Kira-kira apa jawaban Anda? Mungkin akan muncul beragam jawaban:

“Saya ingin anak yang mandiri.”
“Saya ingin anak yang kreatif.”
“Saya ingin anak yang cerdas.”
“Saya ingin anak yang berprestasi.”
“Saya ingin anak saya terkenal dan menjadi selebriti.”
“Saya ingin anak saya menjadi presiden, atau minimal jadi menteri atau ketua partai.”
“Saya ingin anak saya kelak mewarisi perusahaan-perusahaan saya.”
Atau mungkin ada jawaban yang berbau khas ‘orde baru’: “Saya ingin agar anak saya kelak berguna bagi orang tua, agama, bangsa dan negara, serta masyarakat.”

Ya, terserah Anda sajalah…

Tapi apakah kita ‘cukup waras’ untuk memiliki visi sesederhana ini: “Saya ingin anak yang sholeh/sholehah yang selalu memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa-dosa saya serta kelak menjadi ortu yang lebih baik bagi anak-anak mereka.”

Mari kita merenung…

Tahukah Anda, sebuah pekerjaan yang harus dikerjakan 24 jam sehari dan menuntut keterampilan, kemahiran, dan kecakapan profesional standar dunia-akhirat, namun tidak ada satu pun lembaga pendidikan yang mengajarkannya?

Jawabannya adalah: MENJADI ORANG TUAlebih lanjut

Mind Our Daughters (Students)

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Anak yang merupakan amanah dari Allah Swt. kepada para orang tua (ortu) terus tumbuh dan berkembang sebagai seorang individu yang unik. Hari ke hari ia menjelma dari wujud bayi, menjadi anak, berlanjut menjadi remaja, dan akhirnya menjadi dewasa. Setiap tahapan perkembangan ini memiliki permasalahan dengan karakteristik yang berbeda-beda. Karena itu membutuhkan penanganan yang khas sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Remaja sebagai fase perantara dari anak menuju dewasa memiliki problematika yang kompleks. Kita pun menyebutnya sebagai masa krisis. Di masa kanak-kanak mereka bisa kita atur sesukanya dan kita jejali dengan nilai-nilai keyakinan yang kita anut. Anak-anak belum terbuka dan peka terhadap kondisi dunia nyata yang seringkali paradoks dengan nilai-nilai yang kita tanamkan.

Ketika beranjak remaja, mereka mulai memperhatikan dunia di luar dirinya, keluarganya, dan sekolahnya. Saat mereka menemukan hal-hal kontradiktif itulah muncul kegoncangan dalam diri mereka. Padahal di saat yang sama mereka butuh afirmasi dan konfirmasi nyata untuk meneguhkan identitas diri mereka. Pada masa ini pula, hal-hal baru yang ditemuinya di luar menjadi sangat menarik sedangkan hal-hal yang ada di rumah dan sekolah menjadi sangat membosankan. baca selengkapnya

Training for Excellent Life(T-fEL) for 9th Grade Students

tefl9_010209_02Training for Excellent Life(T-fEL) digelar 1-2 Feb 09 di hall lantai 3 SD Luqman Al Hakim. Pelatihan motivasi yang dikhususkan untuk siswi kelas IX ini sebagai salah satu rangkaian persiapan menuju UAN 2009. Trainer, Ust. RUA Zainal Fanani, didatangkan langsung dari Yogyakarta. Tahun ini adalah kali kedua beliau memberikan pelatihan di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. lebih lanjut

Dedikasi untuk Warga Gaza

Sebuah lagu yang didedikasikan untuk korban kekejaman tentara Zionis Israel di Gaza oleh Michael Heart:

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

Kami Tak Kan Kalah

(Composed by Michael Heart)

Copyright 2009

A blinding flash of white light

Cahaya putih berkilat membutakan

Lit up the sky over Gaza tonight

Menerangi langit di atas Gaza malam ini

People running for cover

Orang-orang berlarian mencari perlindungan

Not knowing whether they’re dead or alive

Tak tahu apakah mereka terbunuh atau selamat

They came with their tanks and their planes

Mereka (zionis Israel) datang dengan tank-tank dan pesawat-pesawatnya

With ravaging fiery flames

Dengan api menyala menghancurkan

And nothing remains

Dan tak secuilpun tersisa

Just a voice rising up in the smoky haze

Hanya satu pekik  suara perlawanan dalam kabut asap lirik, URL untuk download video dan MP3 selengkapnya…