Praktikum Fisika : 1 Dimensional movement

Sabtu, 20 April 2013 jam 07.30-10.30 di SMP Putri bersama Mr Novrian

(upload by SMP)

102_4281 102_4304 102_4335 102_4343 102_4346 102_4350

Iklan

Inside the Class: Aduh, Grogi Nih!

VIII/C – Ujian Praktik Quran

Berkaca dari pengalaman Ujian Terbuka Quran (UTQ) kelas IX yang lalu, ujian praktik Quran kelas VIII/C digelar pula secara terbuka pada hari Sabtu (13/06). Selaku penguji adalah Ustd. Ina yang guru pembimbing mata pelajaran Quran kelas VIII/C. Surat yang menjadi bahan ujian sudah diberitahukan sebelumnya, yaitu surat Al Alaq. Beberapa aspek yang menjadi penilaian yaitu: bacaan (tartil), hafalan (tahfidz), pemahaman (tafhim), dan hukum bacaan (tajwid). Siswi yang mengikuti ujian tampil satu persatu dan mengambil undian ayat surat Al Alaq yang menjadi soal ujian. (artikel/foto: nov)

Inside the Class: Wah, Salah Urutan Makan, Nih!

Cooking VIII/C – “Table Manner” Practical Test

Ujian praktik pelajaran Tata Boga kelas VIII/C digelar Sabtu (06/06) di ruang 201 meminjam kelas IX/C yang sedang libur. Tantangan yang diberikan Ustd. Ulfa dimulai dari: menyiapkan hidangan, tata hidang, dan table manner. For your information, meski pada dasarnya berasal dari Eropa, tata cara makan (table manner) yang diajarkan di SPiLuqkim sudah memadukan berbagai unsur termasuk sunnah-sunnah Rasulullah Saw.
Setiap kelompok siswi kebagian menyiapkan satu hidangan continental (barat/Eropa) yang terdiri dari: salad buah (appetizer), sup + rollade perkedel kentang (main course, yang rollade itu hasil kreasi SPiLuqkim sendiri, lho), dan puding saus coklat (desert).
Dari pengamatan Ustd. Ulfa, selama praktik table manner yang dilakukan individual, kesalahan yang dilakukan siswi umumnya hanyalah masalah kebiasaan. Di antaranya: sikap tubuh (duduk menyandar, membungkuk, dan siku bersandar di meja) dan urutan makan yang seharusnya dari appetizer lalu ke main course dan ditutup oleh desert. (artikel: nov/yus, foto: fen/yus)

Inside The Class: Serving Porridge

VIII/C Cooking – 26 May 09

Sesi pelajaran Tata Boga terakhir bagi angkatan 2007, Ustd. Ulfa menugaskan siswi kelas VIII/C untuk menyajikan aneka bubur, di antaranya: bubur merah-putih, bubur mutiara, bubur sumsum, dan bubur nasi. Sedikit tips dari Ustd. Ulfa, selama proses memasak adonan sering diaduk-aduk agar hancur (halus, tidak menggumpal) dan menggunakan panci yang besar agar ada ruang yang cukup selama proses pengadukan. (artikel/foto: nov)

Science Practical Test for 9th Graders 0708

Usai merampungkan ujian akhir kloter kedua (ujian akhir sekolah untuk mata pelajaran non UAN), Kamis (14/05) siswi kelas IX SPiLuqkim memasuki kloter ketiga yaitu ujian praktek. Adapun pelajaran yang diujikan antara lain: PAI, Sains, KTK, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris (speaking), TIK, dan Pendidikan Jasmani yang dijadwalkan hingga akhir pekan ini.

Redaksi sempat meliput pelaksanaan ujian praktek Sains yang digelar dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Bertindak selaku penguji adalah: Ustd. Rita (Biologi), Ust. Andri (Kimia), dan Ust. Novrian (Fisika). Sedangkan materi yang diujikan antara lain: identifikasi tumbuhan biji monokotil/dikotil, identifikasi senyawa asam/basa dengan indikator kertas lakmus, dan pengukuran arus pada rangkaian resistor seri/paralel.

Siangnya…

Ba’da sholat dhuhur dan makan siang, ujian praktek berlanjut dengan mata pelajaran KTK. Siswi kelas IX menghadapi sebuah tantangan yang menggabungkan tiga bidang keterampilan yang pernah mereka pelajari selama studi di SPiLuqkim, yaitu: Desain Produk, Tata Boga, dan Menjahit. Nah, ketiga bidang itu diramu menjadi sebuah soal: siswi harus menyajikan segelas sirup buah (Tata Boga), tutup gelasnya dihias aksesori (Desain Produk), dan beralaskan kain yang dihias motif jahitan (Menjahit). Biar tambah seru, kemarin (Senin, 13/05) Ustd. Ulfa membekali mereka dengan buah-buahan: nenas, melon, dan jeruk untuk diolah menjadi sirup di rumah masing-masing. Tim penguji terdiri dari: Ustd. Nur Laila (Desain Produk), Ustd. Ulfa (Tata Boga), dan Ustd. Nia (Menjahit). (artikel/foto: nov)

Inside the Class: Ojo Banter-banter!

Physics VII/C – 01 May 09

Jumat (01/05) siang, tanpa menghiraukan panas terik matahari yang menyengat, siswi kelas VII/C turun ke jalanan. Lho, mau demo? Bukan…

Mereka melakukan observasi terhadap kendaraan yang lalu-lalang di depan kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Berbagai kendaraan yang lewat di hadapannya diukur waktu tempuhnya untuk jarak 10 meter. Dari data yang diperoleh ini, selanjutnya siswi akan menghitung kelajuan kendaraan-kendaraan tersebut.

Meski terlihat sederhana, tetapi mengamati kendaraan yang lewat ternyata seru juga. Karena mereka harus mencatat sedetil mungkin ciri obyek yang diamati. Misalnya plat nomor kendaraan yang sedang diukur waktunya, karena tidak mungkin mereka menyetop sang pemilik dan meminta mengulangi perjalanannya, siswi harus memelototi dengan cermat. Repotnya jika ada mobil yang berjalan kencang wuss… wuss… wuss… Plat nomornya gak kecatat, deh

Dari data yang diperoleh ini, selanjutnya siswi akan menghitung kelajuan kendaraan-kendaraan tersebut. Observasi ini adalah praktikum Fisika untuk topik kelajuan pada benda yang melakukan gerak lurus. (artikel/foto: nov)

Inside the Class: Carbondioxyde and Hydrogen Synthesis

VII/C Chemistry – 30 April 2009

Dalam pelajaran Kimia kali ini dipraktekkan proses sintesis (pembuatan) gas karbondioksida dan hidrogen melalui reaksi kimia sederhana. Tujuannya untuk mengenalkan gas karbondioksida dan hidrogen beserta sifatnya.

Siswi kelas VII/C yang terbagi dalam 4 kelompok mempersiapkan alat dan bahan praktikum. Bahan-bahan yang diperlukan untuk praktek kimia ini dapat diperoleh dengan mudah di rumah. Untuk praktikum mengenal karbondioksida diperlukan: soda kue, cuka makan, air, bola pingpong, balon, lilin, korek api, sendok, dan toples. Larutan soda kue bereaksi dengan asam cuka akan menghasilkan gas karbondioksida. Sedangkan untuk praktikum mengenal gas hidrogen yang dibutuhkan adalah: aluminium foil (diserpih kecil-kecil), soda api, air, balon, botol, dan kantong plastik. Reaksi larutan soda api (NaOH) dengan aluminium menghasilkan gas hidrogen.

Mari kita lihat!

Berikut penjelasan dari Ust. Andri: