Puisi: Untuk Remaja

O para remaja muslim
ku dengar ceritamu, begitu muram

kau telah berikan hatimu

tuk naksir kenalanmu,

dengan  segera tanpa ragu

namun waktu berakhir akan segera datang
air mata, penyesalan dan menyesal akan mengirim

kau dalam emosi kemarahan dan sakit hati
ketika kau merasa seperti sepotong benda tak berguna

tapi mengapa kau gagal untuk melihat
Allah memberimu kesempatan ini

untuk berpaling dari dosa yang dibenci ini
bertobatlah, dan memulai awal yang baru

Dari perilaku narsis  menjadi pemalu

demi mencari pengampunan dari Allah YangMaha  Satu,

jangan terus  menangis

hapus dari hatimu kotor nafsu
bukanlah mendapatkan cinta dengan pamer auratmu

Ramadhan  ini adalah jalan menuju sukses
Jannah, surgamu

alamat Muslim yang kekal abadi

Iklan

Puisi terakhir Rendra: Untuk Allah

Aku lemas

Tapi berdaya

Aku tidak sambat rasa sakit atau gatal

Aku pengin makan tajin

Aku tidak pernah sesak nafas

Tapi tubuhku tidak memuaskan untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam

Aku ingin meningkatkan pengabdian kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Rendra

31 July 2009

RS Mitra Keluarga

(Detiknews)

Jangan Bersedih Teman

Oleh: Adinda Zora Fadhilla*

Teman…

Jika aku jatuh nanti, bantu aku untuk bangun
Dan…
Obati lukaku serta hapuskan air mataku

Jika aku buta, bimbing langkahku
Dan…
Terangi mimpiku

Jika aku bersedih, tunjukkan aku bahagia
Dan…
Ajarkan aku senyum serta perlihatkan padaku ceriamu

Tetapi…

Jika ku mati…
Jangan bersedih dan jangan kecewa atau terluka hatimu

Karena jika kau menangis…
Aku tak kan mampu bangun lagi
‘Tuk menghapus air matamu

* Penulis adalah siswi kelas VII/C SMP Putri Luqman Al Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.