Miracle of Ramadhan

Segenap siswa-siswi dan guru Sekolah Integral Luqman Al Hakim Rabu 4 Agustus 2010 ramai-ramai turun ke jalan. Ada sekitar 600 siswa-siswi dan guru melakukan kegiatan bertajuk  syiar Keajaiban Ramadhan ini.  Perjalanan dimulai dari kampus Pesantren Hidayatullah Surabaya di Kejawan Putih Tambak  Gang VI menuju Bundaran Mulyosari (ITS).  Bukan untuk demonstrasi tetapi untuk melakukan pawai syiar Ramadhan 1431. Bukan untuk sekadar rutinitas tahunan yang meletihkan tetapi usaha sadar dan benar-benar melatihkan nilai perjuangan Islam ke seluruh siswa-siswi.

Bundaran ITS didepan Pos Polisi Mulyosari menjadi ramai oleh kumandang syiar Ramadhan, mengajak para pengguna jalan untuk menyambut Ramadhan 1431 H. Selain mensyiarkan akan datangnya Bulan Suci Ramadhan atau Ibadah Puasa dengan berbagai bentuk seruan yang khas berhias bunga-bunga oleh para Siswi SMP Putri, ada  pula aksi teatrikal yang dibawakan SMP Luqman Al Hakim (Putra) di bawah panduan Ust Nur Aziz. Ada pula aksi orasi puitis oleh Alfon siswa kelas 8A. Ada juga poster-poster berisi ajakan untuk menghentikan dan boikot pornografi dan kekerasan.

Iklan

Etika Sholat Tarawih

1. Berjama’ah di masjid, disunnahkan untuk semua kalangan laki-laki dan perempuan. Bagi kaum lelaki disunnahkan menggunakan pakaian yang rapi dan bersih ketika ke masjid, sambil memakai wangi-wangian. Kaum perempuan sebaiknya juga menggunakan pakaian yang rapi, menutupi aurat (aurat wanita di luar rumah adalah hanya muka dan telapak tangan yang boleh kelihatan), berjilbab, tidak menggunakan wangi-wangian dan make up. Kaum perempuan juga menjaga suara dan tindakan agar sesuai dengan etika Islami selama berangkat ke masjid dan di dalam masjid.

2. Membawa mushaf atau al-Qur’an, atau HP yang dilengkapi program al-Qur’an sehingga selama mengisi waktu kosong di Masjid bisa dimanfaatkan untuk membaca al-Qur’an.

3. Sebaiknya mengikuti tata cara sholat tarawih sesuai yang dilakukan imam. Kalau imam sholat 8 rakaat + 3 rakaat witir, makmum mengikuti itu. Bila ia ingin menambahi jumlah rakaat, sebaiknya dilakukan di rumah. Kalau imam melaksanakan sholat 20 rakaat maka sebaiknya mengikutinya. Bila ia ingin hanya melaksanakan 8 rakaat, maka hendaknya ia undur diri dari jamaah dengan tenang agar tidak mengganggu jamaah yang masih melanjutkan sholat tarawih. Ia bisa langsung pulang atau menunggu di masjid sambil membaca al-Qur’an dengan lirih dan tidak mengganggu jamaah yang sedang sholat.

4. Bagi yang berniat untuk sholat malam (tahajud) dan yakin akan bangun malam, sebaiknya undur diri dari jamaah dengan tenang (agar tidak mengganggu yang masih sholat witir) pada saat imam mulai melaksanakan sholat witir. Malam harinya ia bisa melaksanakan sholat witir setelah tahajud. Bagi yang tidak yakin bisa bangun malam untuk sholat malam (tahajud), maka ia sebaiknya mengikuti imam melaksanakan sholat witir dan malam harinya dia masih disunnahkan melaksanakan sholat malam (tahajud) dengan tanpa melaksanakan witir.

5. Usai melaksanakan sholat tarawih sebaiknya langsung pulang ke rumah dan istirahat atau mengerjakan tugas-tugas belajar bagi yang masih sekolah/kuliah.

Semoga bermanfaat.
Lebih lanjut seputar tarawih