Mimpi dan Berjuang

Tahun 1867 hidup seorang ahli tehnik kelahiran Jerman bernama Jhon Augustus Roebling. Ia bermimpi membangun jembatan yang bisa menghubungkan kota New York dan Long Island. Impian Jhon tidak mendapat dukungan, bahkan ditertawakan oleh banyak temannya. Mereka menganggap proyek itu ide gila dan tidak mungkin diwujudkan di jaman itu. Jhon hanya bisa berbagi impian dengan anaknya Washington Roebling. Washington juga seorang ahli tehnik. Ayah dan anak itu berjuang bersama untuk mewujudkan impian. Namun ketika proyek itu baru berjalan beberapa bulan, kecelakaan merenggut nyawa Jhon Roebling. Sementara Washington, walaupun selamat tetapi mengalami cedera parah di kepala yang mempengaruhi motoriknya. Washington pun mengalami kelumpuhan total dan ketidakmampuan berbicara. Namun keinginan Jhon untuk membuat jembatan selalu berada dalam pikiran impian Washington. baca lanjutannya

Dahulukan Ilmu Fardhu ‘Ain dalam Mencari Ilmu

Banyak orang Islam lalai. Berlomba-loma mencari ilmu yang tidak wajib, tapi justru lalai dengan yang wajib (fardhu ‘ain)

Hidayatullah.com

Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim, dan orang yang meletakkan ilmu pada selain yang ahlinya bagaikan menggantungkan permata mutiara dan emas pada babi hutan. (HR. Ibnu Majah)

Dalam satu hadits lain, Rasulullah bersabda,

Barangsiapa yang kedatangan ajal, sedang ia masih menuntut ilmu, maka ia akan bertemu dengan Allah dimana tidak ada jarak antara dia dan antara para nabi, kecuali satu derajat kenabian. (HR. Thabrani)

Mencari ilmu adalah amal yang mulia dan terpuji dalam Islam. Sebab dengan ilmu-lah seseorang dapat menghindari larangan Allah, menjalankan perintah-Nya, dan mengetahui mana yang haq dan mana yang bathil. Karena itulah, dalam banyak hadits disebutkan, para malaikat selalu melindungi orang-orang yang sedang menuntut ilmu. Dan kelak di hadapan Allah mereka mendapat kemuliaan, yang hanya terpaut satu derajat dengan para nabi.

Mencari ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Akan tetapi, akhlaq mencari ilmu kaum Muslim berbeda dengan kaum yang lain. Orang mukmin, perlu mengetahui adab-adabnya, sehingga ilmu yang diperoleh berbarakah dan mendapatkan ridha dari Allah Ta’ala. Berikut, beberapa adab yang perlu diperhatikan oleh para penuntut ilmu. baca selengkapnya

Inside The Class: Serving Porridge

VIII/C Cooking – 26 May 09

Sesi pelajaran Tata Boga terakhir bagi angkatan 2007, Ustd. Ulfa menugaskan siswi kelas VIII/C untuk menyajikan aneka bubur, di antaranya: bubur merah-putih, bubur mutiara, bubur sumsum, dan bubur nasi. Sedikit tips dari Ustd. Ulfa, selama proses memasak adonan sering diaduk-aduk agar hancur (halus, tidak menggumpal) dan menggunakan panci yang besar agar ada ruang yang cukup selama proses pengadukan. (artikel/foto: nov)

Be Nice to Our Parents

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

al-israa-231

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Israa’: 23)

Perhatikan! Larangan berbuat syirik (menyembah selain Dia – ALLAH) kemudian disandingkan dengan perintah berbuat baik kepada ortu. Hal ini bermakna bahwa berbuat baik kepada ortu dalam Islam memiliki urgensi yang sangat besar dan kedudukan yang sangat tinggi seperti halnya tidak menyembah selain ALLAH.

Suatu hari seorang ibu curhat kepada saya. Ceritanya, ia baru saja menangis gara-gara bertengkar dengan putri bungsunya. Ia mengaku (masih) sakit hati karena ucapan sang anak saat mereka berselisih paham. Naudzubillah min dzalikbaca kisah selengkapnya

Mutiara dari Al Qarni

dikutip dari buku Laa Tahzan (Don’t Be Sad)
Syech DR. AIDH BIN ABDULLOH ALQORNY

Kenali dirimu,

artinya anda harus mengenali kelebihan diri yang telah diberikan oleh ALLAH SWT kepada anda. Kemudian anda mampu memfungsikan kemampuan tersebut sesuai dengan tempatnya, baik berupa ilmu, pekerjaan atau profesi. Hal ini karena setiap manusia pasti mengetahui bahwa masing-masing memiliki bakat dan keahlian dibidangnya.

Buku dapat mengajari hikmah dan kebijaksanaan, tetapi tidak bisa mencetak orang yang bijaksana. Orang-orang yang ahli dan pakar pada bidang-bidang tertentu, mereka tidak hanya belajar dari bangku sekolah saja, tetapi mereka juga telah menyelami pengalaman kehidupan.

Buku tidak bercerita tentang cara berenang tetapi hanya menunjukan teori-teori berenang dan tidak menyelamatkan orang orang yang tidak bisa berenang dan tenggelam. Cara berenang yang paling efektif adalah terjun langsung ke sungai dan belajar langsung disana. Sebagaimana pula seorang orator terkenal, dia bisa menjadi orator senior karena telah membaca berbagai macam buku tentang teknik berpidato, mempraktekan langsung ke atas mimbar dengan beberapa kali kesalahan dan kegagalan sampai kemudian berhasil. Dia terus mencoba dan berlatih sampai benar-benar memiliki keahlian dalam bidang tersebut. selanjutnya

Tips Pengaturan Jadwal Belajar Efektif

SPiLuqkim’s Studentship Division

Pengaturan Waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.

Pedoman:
~ Perhatikan waktumu.
~ Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
~ Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
~ Ketahuilah kapan kamu produktif.

Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk: lebih lanjut

Tips Menghadapi Ujian

Bingung menghadapi Ujian?? Baca dulu tips berikut! Insya Allah manfaat.

Sadari………………..

Ketika anda menghadapi Ulangan/Ujian, anda sedang memperlihatkan kemampuan anda memahami apa yang telah anda pelajari. Ulangan/Ujian memberikan gambaran terhadap perkembangan pelajaran anda. Terdapat beberapa aspek, seperti sikap dan keadaan anda yang akan mempengaruhi anda dalam Ulangan/Ujian. Berbuatlah yang terbaik…..


Sepuluh tip untuk membantu anda dalam Ulangan/Ujian:

1. Datanglah dengan cukup bersedia dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang anda perlukan, seperti pensil, pen, jam (tangan), penghapus, penggaris, dan lain-lainnya. Kelengkapan ini akan membantu anda untuk selama Ulangan/Ujian. teruskan membaca