Dua Siswi SPiLuqkim Raih Nilai 10 UAN Matematika

Bina Izzatu Dini dan Delftya Enhaperdhani, siswi SPiLuqkim kelas IX, berhasil meraih nilai sempurna, 10, untuk bidang studi Matematika dalam UAN SMP tahun 2009 ini. Prestasi ini sangat membanggakan bagi SPiLuqkim yang tahun ini akan meluluskan angkatan keduanya. Terlebih bagi para pengasuh SPiLuqkim yang notabene adalah guru-guru junior minim pengalaman dibandingkan dengan SMP/MTs lainnya.

Secara keseluruhan, dari 32 siswi SPiLuqkim angkatan 2006 yang mengikuti UAN 2009, 31 siswi berhasil lulus murni dan 1 siswi masih harus mengikuti ujian paket B.

Apakah ini berarti SPiLuqkim gagal lulus 100%???

Pihak SPiLuqkim tetap berkeyakinan lulus 100% dalam hal kejujuran. Karena SPiLuqkim menjamin tidak ada upaya-upaya apapun untuk meluluskan siswi dengan cara-cara curang yang bertentangan dengan ajaran Islam. Hanya ada tiga hal yang dilakukan SPiLuqkim dalam mempersiapkan UAN yaitu: BELAJAR, BERDOA, dan TAWAKAL kepada ALLAH Swt.

Terkait satu orang siswi yang belum lulus UAN, pihak Akademik dan BK SPiLuqkim menegaskan bahwa siswi yang bersangkutan sebenarnya adalah siswi dengan kebutuhan khusus (special needs) yang selama studi mendapat pendampingan khusus serta terapi dari sebuah lembaga psikologi. Sehingga pada dasarnya siswi tersebut memang tidak bisa diuji dengan cara-cara seperti UAN. Meski sebenarnya sejak awal semester ganjil 2008-2009 pihak SPiLuqkim telah mengupayakan langkah-langkah yang legal dan formal agar tercapai win-win solution namun rencana-rencana solusi tersebut terganjal birokrasi.

Belajar dari kasus ini, pada tahun ajaran mendatang SpiLuqkim akan membuat perencanaan yang lebih taktis dan strategis dalam menangani siswi-siswi dengan kebutuhan khusus agar diperoleh solusi yang baik bagi kedua pihak, yaitu:

  1. siswi yang berkebutuhan khusus tidak didhalimi
  2. statistik kelulusan UAN sekolah bisa mencapai 100%

Selamat kepada siswi-siswi angkatan 2006…

(artikel: nov)

Iklan

Science Practical Test for 9th Graders 0708

Usai merampungkan ujian akhir kloter kedua (ujian akhir sekolah untuk mata pelajaran non UAN), Kamis (14/05) siswi kelas IX SPiLuqkim memasuki kloter ketiga yaitu ujian praktek. Adapun pelajaran yang diujikan antara lain: PAI, Sains, KTK, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris (speaking), TIK, dan Pendidikan Jasmani yang dijadwalkan hingga akhir pekan ini.

Redaksi sempat meliput pelaksanaan ujian praktek Sains yang digelar dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Bertindak selaku penguji adalah: Ustd. Rita (Biologi), Ust. Andri (Kimia), dan Ust. Novrian (Fisika). Sedangkan materi yang diujikan antara lain: identifikasi tumbuhan biji monokotil/dikotil, identifikasi senyawa asam/basa dengan indikator kertas lakmus, dan pengukuran arus pada rangkaian resistor seri/paralel.

Siangnya…

Ba’da sholat dhuhur dan makan siang, ujian praktek berlanjut dengan mata pelajaran KTK. Siswi kelas IX menghadapi sebuah tantangan yang menggabungkan tiga bidang keterampilan yang pernah mereka pelajari selama studi di SPiLuqkim, yaitu: Desain Produk, Tata Boga, dan Menjahit. Nah, ketiga bidang itu diramu menjadi sebuah soal: siswi harus menyajikan segelas sirup buah (Tata Boga), tutup gelasnya dihias aksesori (Desain Produk), dan beralaskan kain yang dihias motif jahitan (Menjahit). Biar tambah seru, kemarin (Senin, 13/05) Ustd. Ulfa membekali mereka dengan buah-buahan: nenas, melon, dan jeruk untuk diolah menjadi sirup di rumah masing-masing. Tim penguji terdiri dari: Ustd. Nur Laila (Desain Produk), Ustd. Ulfa (Tata Boga), dan Ustd. Nia (Menjahit). (artikel/foto: nov)

The Test is not Over Yet!

Pasca UAN yang digelar 27 – 30 April 2009 minggu lalu, siswi kelas IX SPiLuqkim hanya bisa santai selama tiga hari. Mulai Senin (04/05) ini mereka kembali bergelut dengan program bimbingan belajar intensif yang ditujukan untuk mata pelajaran non UAN seperti: PAI, PKn, IPS, TIK, Keterampilan, Kesenian, dan Bahasa Arab. Sedangkan ujian praktik akan dilaksanakan untuk mata pelajaran: Sains, Bahasa Inggris (listening), dan Bahasa Indonesia. Sebagai gong finalnya adalah ujian terbuka Al Quran (tahfidz juz 29 – 30) yang dijadwalkan hari Kamis tanggal 21 Mei 2009 yang akan mengundang seluruh orang tua/wali siswi kelas IX. (artikel/foto: nov)

quran9_040509

Menyambut Hardiknas 2009 dengan Kemunafikan

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Menjelang Hardiknas tahun 2009 ini, dunia pendidikan Indonesia disibukkan dengan agenda Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMA/SMK/MA dan dilanjutkan dengan UAN tingkat SMP/MTs.

Saya tidak ingin menambah panjang daftar artikel yang menjelentrehkan bobroknya sistem pendidikan nasional maupun inkonsistensi pemerintah antara Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlandaskan UU Sisdiknas dengan pelaksanaan UAN yang merenggut hak guru untuk mengevaluasi dan memutuskan kelulusan anak didiknya.

(Bisik-bisik di tingkat akar rumput: Mengapa kurikulum kerap gonta-ganti? Karena pesanan para penerbit buku agar tiap tahun buku bisa ganti. Mengapa UAN tetap dipertahankan meski bertentangan dengan UU Sisdiknas? Karena pesanan dari para bos pemilik Lembaga Bimbingan Belajar, LBB. Bahkan Depdiknas akan membuat Ditjen khusus yang membawahi LBB. Lagipula kalau dipikir-pikir, milyaran rupiah dana pelaksanaan UAN kan menggiurkan banget, tuh!)

Saya cuma ingin berbagi beberapa catatan sedih…

gak menarik, jangan diterusin bacanya

Bekal dari Ortu untuk Putrinya Tercinta

Doa Untuk Putri Kami

Yaa ………. RABB’ ……….
Rasa syukur kami yang teramat dalam kepadaMU
Telah ENGKAU amanahkan putri-putri untuk kami,
anak-anak suka cita
Kebahagiaan yang senantiasa kami rasakan,
menyaksikan kehadirannya dengan tangis,
wajah yang masih merah
Tangisnya adalah nyanyian suka cita untuk kami,
Wajah sucinya memancarkan harapan untuk kami kelak
Cukup dengan berbisik, kami menyambutnya
”Selamat datang putri ……………..”

doa selengkapnya

Outbound Pra UAN Kelas IX

Rabu (08/04) pagi usai sarapan, sekitar pukul delapan, siswi kelas IX peserta mabit telah bersiap dengan kostum olahraganya. Mereka terbagi ke dalam empat kelompok: Smart, Excellent, Winner, dan Success yang masing-masing berjumlah delapan orang. Keempat tim ini mengikuti outbound mini yang digelar SPiLuqkim sebagai kelanjutan dari mabit malam sebelumnya. Masih bertema sukses UAN, outbound ini bertujuan membakar semangat juang siswi kelas IX dan mempersiapkan fisik dan mental mereka dalam menghadapi UAN. Berikut ini bidikan kamera tim SPiLuqkim: Diba (jurnalis Writing Club), Fen, Nov, dan And.

Mabit Pra UAN Kelas IX: Be the Winner, Excellent, Success, Smart… Yes!

Selasa (07/04), SPiLuqkim mengadakan mabit bagi siswi kelas IX. Kegiatan ini adalah bagian dari program bimbingan belajar intensif persiapan UAN 2009 khususnya dari aspek ruhaniyah. Acara menginap di kampus ini akan diisi dengan materi motivasi, games keakraban, muhasabah, dan qiyamul lail bersama.

Ustd. Ina, Waka SPiLuqkim selaku penanggung jawab kegiatan menegaskan tujuan dari mabit ini adalah:

  1. bermunajat kepada ALLAH Swt. memohonkan kekuatan iman, fisik, dan mental dalam menghadapi UAN 2009 serta dijauhkan dari segala hal yang dapat mengundang murka ALLAH.
  2. mempersatukan hati para guru dan siswi
  3. mengingat kembali serta mensyukuri perjuangan dan cinta kasih orang tua yang selama ini dinikmati

Usai kegiatan ini diharapkan para siswi kelas IX mampu menjalani UAN 2009 dengan baik di jalan yang diridhoi ALLAH Swt. amiin

Insya ALLAH esok pagi, Rabu (08/04), para peserta mabit akan mengikuti outbound di areal persawahan di sekitar kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Nantikan liputannya… (artikel: nov/foto: fen, and, nov)