Inside the Class: Masakan Khas Indonesia

VIII/C Cooking – 28 April 2009

Minggu ini kelas VIII/C mempraktekkan membuat masakan khas Indonesia dalam pelajaran Tata Boga (Cooking).

Kelompok 1 memilih masakan khas Sunda yaitu: sayur bobor dan pepes ayam. Sedangkan untuk minuman mereka menyajikan sari apel.

Kelompok 2 menghidangkan menu Betawi yaitu: sayur asem, empal daging, tempe goreng, dan sambel terasi. Yang khas dari sayur asem ala Jakarta ini adalah penggunaan kemiri, cabe merah, dan kacang tanah sehingga warna kuahnya kemerahan. Berbeda dari sayur asem model Surabaya yang cenderung bening.

Kelompok 3 menyajikan hidangan Jawa Barat juga yaitu: urap-urap (kacang panjang dan tauge), ayam goreng, tahu goreng, tempe goreng, sambel tomat – terasi, lalapan segar yang terdiri dari: kubis, daun kemangi, dan timun. Dibandingkan dengan urap-urap model Jawa Timuran yang cenderung asin dan pedas, urap-urap yang diolah kelompok 3 terasa manis khas Sunda.

Kelompok 4 meracik kuliner ala Suroboyoan yaitu: pecel, tahu goreng, tempe goreng, dan peyek kacang yang ditemani dengan teh manis.

Dari penilaian Ustd. Ulfa, umumnya setiap kelompok masih kurang pas dalam aspek penyajian. Misalnya: porsi makanan yang dihidangkan di meja (porsi tunggal ataukah untuk banyak orang), peletakan peralatan makan, dan khusus hari ini banyak kurang tepat dalam memilih serbet. “Harus dibedakan antara serbet yang digunakan untuk penyajian di meja dengan serbet untuk lap dapur.” tegas Ustd. Ulfa. Well, be better next time, gals… (artikel/foto: nov)

UAN dan Hamil – Masalah Akhlak

Oleh: Novrian Eka Sandhi*

Senin (20/04) bertepatan dengan dimulainya Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMA/MA/SMK. Pagi-pagi sekali saya dilanda nyeri perut yang luar biasa. Mestinya saya bisa tidak masuk dengan alasan sakit. Namun karena sudah janji untuk membantu panitia UAN di SMA Luqman Al Hakim menyiapkan sound system, saya kuatkan diri untuk berangkat juga. Setelah beres, saya kembali ke kantor di SPiLuqkim dan nggelethak di lantai sambil menahan sakit perut. Akhirnya sekitar pukul setengah sembilan setelah menghabiskan teh hangat buatan Ustd. Ulfa, saya minta ijin ke Ustd. Ina (Waka SPiLuqkim) untuk pulang.

Di kos-kosan, saya terkapar sendirian tak berdaya sambil sesekali terbirit-birit ke toilet. Seperti biasa jika berada di kamar kos, radio saya nyalakan dan tune-in di Suara Surabaya FM (SS). Seharian itu isu yang dibahas seputar UAN SMA/MA/SMK. Beragam info dan opini masyarakat diudarakan sejak pagi.

Salah satu isu yang mengusik saya sebagai pendidik adalah kasus siswi SMK Negeri 8 Surabaya yang di-DO sekolahnya sebulan menjelang UAN karena kedapatan hamil. Sang kepala sekolah berargumen bahwa tiap awal tahun ajaran siswa-siswinya telah menandatangani klausul pernyataan menyanggupi peraturan dan tata tertib sekolah, yang di antaranya menyebutkan larangan menikah dan hamil. Sanksi atas pelanggaran aturan tersebut adalah dikembalikan ke orang tua/wali, bahasa halusnya dari dikeluarkan. Di pihak lain, sang siswi (yang di-back up oleh seorang anggota Komisi D DPRD Surabaya) berdalih aturan itu baru diberlakukan tahun 2009 sedangkan ia masuk SMKN 8 tahun 2006. Selain itu ia mempertanyakan mengapa sebelum UAN ia dibolehkan ikut ujian-ujian lain di sekolahnya, kenapa tidak dari dulu-dulu dilarang ikut ujian kalau toh akhirnya tidak boleh ikut UAN. selengkapnya

Sarasehan Hari Kartini

Assalamualaikum Wr. Wb

Mengharap kehadiran Ibu/Sdri pada sarasehan

MEMBACA KARTINI DARI 3 SISI:

KEWANITAAN, PENDIDIKAN, DAN ISLAM

bersama:

Sirikit Syah, MA

Ust. Shohibul Anwar, M.HI

Kamis, 23 April 2009

pukul 08.30 – 11.00 WIB.

di Hall lantai 3 SD Integral Luqman Al Hakim

Pesantren Hidayatullah Surabaya

Jl Kejawan Putih Tambak VI/1

Organized By:

Muslimat Hidayatullah (MUSHIDA)

Majelis Ta’lim AZ-ZAHRAH

Catatan:

Siswi-siswi SPiLuqkim kelas VII dan kelas VIII diharap kehadirannya dalam kegiatan ini. Pemberitahuan ini sekaligus sebagai undangan.

Lagi, Ilmuwan Wanita Raih Penghargaan

Heni Rachmawati *)
Ahli Farmasi ITB Meraih Penghargaan
ristek-kalbe

RKSA diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke-13 dan ulang tahun PT. Kalbe Farma Tbk. yang ke-42. RKSA adalah penghargaan untuk Peneliti dan Penelitian di bidang “Life Sciences dan Teknologi yang dapat diterapkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat”, yang dapat mencakup: Bahan Obat: bioteknologi, kimia medisinal, kimia bahan alam, Sediaan Obat: teknologi farmasi, Diagnostik dan Pangan.

Adapun nama-nama pemenang RKSA adalah sebagai berikut:
Pemenang Kategori Young Scientist : Dr Heni Rachmawati, Apt., M. Si.
Pemenang Kategori Best Research :
1. Dr Sunu Budhi Raharjo, Ph.D (Judul Penelitian : Role Of Endothelin-Converting Enzyme-1 And Bradykinin In Hypoxia-Induced Pulmonary Hypertension),
2. Prof. Maggy Thenawidjaja Suhartono ( Judul Penelitian :Chitosanase from Indonesian Bacillus licheniformis MB-2: Enzyime characteristics and application in the production of bioactive Chitooligosacharides) dan
3. Khie Khiong, S.Si., M. Pharm. Sc., Ph.D Mutasi Spontan Gen Rag1 Mencit MM: Model Hewan untuk OMENN SYNDROME)
Baca selengkapnya di website ristek dan kalbe

***
heni_r*) Heni Rachmawati adalah Assistant Professor bidang Farmaseutik di School of Pharmacy ITB. Lulusan Dept. of Pharmacokinetics and Drug Delivery, Univ.of Groningen, Netherland ini telah menghasilkan puluhan publikasi ilmiah yang dimuat di jurnal nasional maupun internasional serta konferensi ilmiah internasional. Pernah mengikuti berbagai short-course di bidang ilmu yang digelutinya selain kenyang pengalaman di berbagai penelitian dalam dan luar negeri. Doktor muda ini sudah menghasilkan 10 judul buku bidang farmasi. Penghargaan lainnya:
1. Young investigator award, Department of Health and Human Services, National Institutes of Health USA, National Institute of Allergy and Infectious Diseases, February 2005.
2. EASL Young Investigator’s Bursaries (full Roche Unrestricted Education Grant), The European Association for the Study of the Liver, April 2005.
3. International society of Nephrology (ISN), June, 2005.
CV selengkapnya di website Sekolah Farmasi ITB