SMP PUTRI LUQMAN AL HAKIM

Outdoor Activity: Ampel’s Effect

20 November 2009 · 4 Tanggapan

Bertepatan dengan datangnya bulan Dzulhijjah 1430 H, Kamis (19/11) siswi SMP Putri Lukman Al Hakim Hidayatullah, Surabaya, mengunjungi kompleks wisata religi dan perkampungan Ampel. Tujuannya adalah belajar sosiologi yaitu asimilasi budaya islam dengan budaya yang ada sebelumnya dan budaya baru yang datang.

Sebanyak 55 orang siswi terbagi dalam 7 kelompok dengan guru pendamping 9 orang siswi SMP yang berada tidak jauh dari kampus ITS Surabaya ini, berangkat dari sekolah menuju wisata religi masjid Ampel.

Tidak hanya mengenal lingkungan wisata religi Ampel, siswa juga berkewajiban menggali berbagai informasi, terkait dengan kompleks wisata religi. Misalnya tentang kapan masjid di lingkungan Ampel dibangun.

Tidak hanya itu, siswa juga wajib mendapatkan informasi tentang bagaimana keseharian masyarakat di lingkungan lokasi wisata religi Ampel tersebut. Termasuk bagaimana sikap mereka ketika para peziarah membanjiri Ampel.

Menurut Ust Andri selaku penanggung jawab acara sekaligus koordinator akademik, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pembelajaran di luar kelas, atau dilapangan berkaitan erat dengan kurikulum integral yaitu pembelajaran realitas sesungguhnya. Seperti pembelajaran tentang asimilasi budaya, mereka dapat melihat sendiri bagaimana orang-orang berbagai etnis berinteraksi sosial. Di daerah Ampel juga dapat dilihat bagaimana sejarah para wali yang menyiarkan Islam di Indonesia. Itu dapat dilakukan dengan melihat bukti langsung berupa makam yang ada.

Yang menarik, kegiatan yang diikuti sekurangnya oleh 55 siswi SMP Putri Lukman Al Hakim Hidayatullah, Kamis (19/11) seluruh peserta diwajibkan menggunakan bahasa Arab yang sudah dipelajari sebagai bahasa pengantar saat berinteraksi dengan warga keturunan Arab.
Wow, seru… meski cukup malu-malu Serlin (8C) tampak mencoba berkenalan dan bertanya pada bapak penjual busana muslim dipandu Ustazah Laila yang ternyata warga Ampel. Lain halnya dengan kelompok yang dipandu Ustazah Tyas, mereka asyik mendengarkan penuturan ibu-ibu cantik peranakan Arab tentang sosiologi warga Ampel.

→ 4 CommentsKategori: Akademik
Ditandai: ,

Info Ujian Nasional 2009/2010

12 November 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Menurut salinan PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 75 TAHUN 2009 TANGGAL 13 OKTOBER 2009 UNAS diselenggarakan sekitar minggu keempat Maret 2010.(download salinan permendiknas 75 th 2009)

Kisi-kisi materi Ujian Nasional 2009-2010 SMP/MTs-SMA/K  dapat dilihat di lampiran Permendiknas No 75 Th 2009

Ganbatte

→ Tinggalkan KomentarKategori: Akademik
Ditandai: ,

Wahai Puteriku

10 November 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh Syeikh Ali Thanthawi , Ulama Mesir

Putriku tercinta! Aku seorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun. Hilang sudah masa remaja, impian dan khayalan. Aku telah mengunjungi banyak negeri, dan berjumpa dengan banyak orang.
Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia. Oleh karena itu dengarlan nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman-pengalamanku, dimana engkau belum pernah mendengarnya dari orang lain.
Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan mulut letih, dan kami tidak menghasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.
Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya berada di tanganmu.
Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yang membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu : silakan masuk … ketika ia telah mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong … tolong… saya kemalingan.
Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaiannya.
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan ! setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba kau pikirkan!
Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bina Keputrian (Nisa')
Ditandai:

Gelombang Penyembuh dari Suara Al Quran

30 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh Abduldaem Al Kaheel*

Pembaca yang budiman! Saya dapat mengatakan dengan yakin menurut pengalaman saya  suatu perubahan  dalam hidup Anda. Anda bisa mendapatkan hasil yang besar yang tidak terduga dapat mengubah hidup Anda benar-benar seperti yang terjadi pada diri saya sebelumnya. Apa yang harus Anda lakukan adalah  mendengarkan pembacaan Alquran sebanyak yang Anda dapat setiap saat: di pagi hari, sore hari, di malam hari, ketika Anda sedang tidur, ketika Anda bangun dan sebelum tidur. Yang Anda butuhkan untuk mendengarkan Alquran adalah memiliki media seperti Laptop, tape recorder, sebuah iPod atau mp3 dengan headphone, TV, radio atau perangkat lain.

Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: science islam
Ditandai: , ,

Surat Siswi SPiluqkim ke Menteri Pendidikan

29 Oktober 2009 · 1 Tanggapan

Tanggal 28 Oktober 2009 ini SMP Putri menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan peristiwa Sumpah pemuda. Seminggu pasca UTS para siswi bertanding dalam bebarapa perlombaan diantaranya: Lomba mading mini Bidang Studi, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Senam, Lomba Kebersihan dan Dekorasi Kelas. Sebagai puncaknya Rabu pagi ini ada event yang agak lain dari tahun sebelumnya, yaitu lomba Menulis Surat Cinta dan Puisi untuk Bapak Menteri Pendidikan Nasional yang baru (Bp Prof Dr Mohammad Nuh, DEA).

Baca liputannya

SS Media

Duta masyarakat

→ 1 CommentKategori: Akademik · Bina Keputrian (Nisa') · Kesiswaan
Ditandai:

Surat Laila Jihad

26 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

gals, coba renungkan. Banyak dari saudarimu tak dapat menjalankan Islam ini karena kondisi yang sulit. Sementara Anda di Indonesia bebas mengenakan atribut identitas kemuslimahan Anda. Tetapi mengapa masih banyak yang juga abai terhadap perintah-Nya? Bersyukurlah atas nikmat ini. Berdoalah kekauasaan Allah akan merubah setiap  kesulitan kita menjadi kemudahan. Simak surat dari Laila berikut.
Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Bina Keputrian (Nisa')
Ditandai:

Forum Kelas 7C

24 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Acara ini telah direncanakan sebelum lebaran dan Sabtu, 24 April 2009 berhasil diselenggarakan. Agenda utama adalah pemaparan perkembangan akademik dan perilaku siswi selama 3 bulan pertama di SpiLuqkim.

Ustadzah Feni Yuranoa (BK) memaparkan hasil psikotest yang telah dilakukan tanggal 10 Oktober 2009 bekerja sama dengan Biro layanan Psikotes dari Malang. Masing-masing ortu siswi kelas VIIC mendapatkan lembar hasil penilaian psikologi anaknya yang meliputi IQ, EQ,SQ, 8 Kecerdasan, Kemampuan mengingat, dan bebrapa aspek lain yang memberikan gambaran pada orang tua tentang kondisi anaknya saat ini. Hasil tersebut juga dijadikan salah satu acuan untuk mengatasi kesulitan belajar, penggalian potensi dan pembangunan karakter.   Menurut Ustdz Feni, masing masing anak membutuhkan terapi yang unique sehingga potensinya bisa terlejitkan. Alhamdulillah, di SMP Putri ini ada program home visit (kunjungan rumah) sehingga ortu dapat mengetahui lebih lanjut perkembangan anaknya. BK SMP Putri juga membuka pintu untuk konsultasi para ortu via telpon atau datang langsung ke sekolah pada hari Selasadan Kamis.

Ust. Andri menyampaikan perihal UTS 1 yang diselenggarakan 12-17 Oktober lalu.Sebagian besar siswi masih belum adaptif dengan kurikulum integral ini. Tetap,i setelah melalui UTS 1 tampaknya mereka mulai mempunyai gambaran tentang bagaimana seharusnya mesti mempersiapkan diri dalam proses belajar mengajar.

→ Tinggalkan KomentarKategori: forum
Ditandai:

Belajar Bahasa Untuk Abad 21

21 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Seorang akademisi dari  Amerika mengemukakan : siswa harus diajarkan bahwa tidak ada perbedaan antara lemon dan sebuah floppy disk, maksudnya setidaknya bahwa data biner pada floppy disk ditulis dalam bahasa yang sama dengan kode genetik lemon. Hal ini mungkin terdengar gila, tapi pengetahuan ini membuat perbedaan antara perekonomian yang sukses dan yang hancur/lemah. Menurut direktur dari Harvard Business School Life Science Project, Dr Juan Enriquez:

“bahasa internasional baru abad ini adalah bahasa  komputer  dan genetika dan bukan bahasa Inggris lagi..”

Transfer pengetahuan

Ia percaya teknologi dan kemampuan untuk menggunakan dan mengirimkan data adalah  peradaban baru yang disebut drive civilization.

“Masyarakat harus melek sains dan  komputer. Orang-orang berdagang pengetahuan bukan lagi gandum”.

“Dan bahasa komputer adalah tentang cara kita mengkomunikasikan pengetahuan ini”.

“Bisnis ini dibangun atas pengetahuan dan  pemerintah berdagang dengannya”.

“Sembilan puluh satu persen informasi sekarang adalah kode digital. Pemerintah yang mengabaikan ini di negara Anda bisa bahaya”

Keaksaraan dalam bahasa baru ini harus dimulai di sekolah. Siswa harus menjadi fasih dalam bahasa kode biner dan sains sepaham  bahasa Inggris dan sejarah. Caranya tidak hanya perlu ada perubahan kurikulum, tetapi anak perempuan juga perlu didorong ke dalam pembelajaran komputer dan sains sebagai langkah pertama. Konon, saat ini  ada ketidakseimbangan jender yang signifikan di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan matematika di sekolah menengah.

Menurut Profesor Alison Wolf dari Universitas London’s Institute of Education di Inggris yang terjadi adalah: “ketidakseimbangan gender dimulai pada usia 16 tahun, ketika anak perempuan  mengkhususkan dan membuat pilihan terlalu cepat untuk belajar/kursus pada umumnya dalam mata pelajaran kesenian”.

“Anak-anak perempuan umumnya   memiliki kecenderungan untuk menjadi lebih baik dalam bahasa asing dan bahasa Inggris daripada anak laki-laki di sekolah”

“Di sekolah-sekolah khusus perempuan, ada juga budaya mendorong siswinya ke pembelajaran  seni/ketrampilan di atas ilmu pengetahuan.”

Di sekolah-sekolah yang dicampur kebanyakan guru matematika dan sains adalah laki-laki yang terdidik dalam bidang ini sampai ke level materi yang lebih tinggi daripada perempuan. Di sekolah-sekolah khusus perempuan denganpengajar sains dan matematika yang juga perempuan dengan level pendalaman bidang tersebut yang tidak begitu mendalam menyebabkan lulusannya pun tidak begitu tinggi dalam bidang sains dan matematika.

Setidaknya para siswi perlu dimotivasi agar mau belajar matematika dan sains sampai level yang tinggi, misalnya dengan adanya pendapatan yang lebih baik kelak  jika mereka ahli di bidang sains dan matematika. Hal itu dapat  di sampaikan saat berbicara tentang pilihan ke masa depan.

Tetapi, melek sains dan bahasa komputer itu baru langkah pertama, langkah selanjutnya adalah dukungan pemerintah kepada para saintis itu sendiri dengan membiayai penelitian sehingga knowledge itu menjadi bernilai secara ekonomi. Penelitian genetik dan komputer terbukti telah mendongkrak sektor perekonomian negara maju seperti AS secara signifikan.

(Sumber: BBC)

Bagaimana menurut Anda?

→ Tinggalkan KomentarKategori: Akademik
Ditandai: